Bandung, Bimas Islam— Ribuan warga memadati kawasan GOR Saparua, Kota Bandung, dalam ajang Sakinah Family Fun Run 5K 2025 yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag). Sejak pukul 05.00 WIB, peserta dari berbagai kalangan sudah berdatangan dan memenuhi area GOR untuk mengikuti kegiatan yang mengusung semangat penguatan ketahanan keluarga.
Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi'i, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenag menekan angka perceraian melalui layanan penguatan keluarga di KUA.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menekan angka perceraian. Karena itu, Kemenag mencanangkan Bimbingan Perkawinan dan layanan Konsultasi Keluarga di KUA untuk membantu pasangan suami istri menyelesaikan berbagai persoalan rumah tangga,” ujarnya.
Wamenag mengungkapkan bahwa perkawinan adalah ibadah yang membawa kebahagiaan bagi pasangan. “Perkawinan itu kebahagiaan, ibadah yang membahagiakan. Selama perkawinan berlangsung, apa yang dilakukan pasangan di hadapan Allah dicatat sebagai ibadah,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keharmonisan keluarga sebagai pilar pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. “Dalam kacamata nasional menuju Indonesia Emas 2045, keharmonisan keluarga adalah fondasi yang harus kita bina,” tambahnya.
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad menyampaikan bahwa kegiatan ini membawa pesan penting terkait upaya menurunkan angka perceraian di masyarakat.
“Ini yang paling penting: semangat yang kita bangun agar angka perceraian bisa menurun dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia mengingatkan bahwa menjaga keluarga merupakan amanah yang melekat pada setiap umat beragama.
“Menjaga diri dan keluarga adalah perintah agama. Karena itu, mari kita pulang dengan membawa pesan untuk bekerja dengan baik, menghadirkan cinta dan kasih sayang dalam keluarga. Dari keluarga yang kuat, kita membangun Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sakinah Family Fun Run 5K 2025 yang merupakan rangkaian dari program The Wonder of Harmony ini menjadi momentum bagi Kemenag untuk menguatkan ketahanan keluarga dan mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai ruang menumbuhkan nilai kebaikan dan keharmonisan.
Msk/Mr



