Jakarta, bimasislam— Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas program pemerintah agar dapat dirasakan oleh masyarakat adalah pentingnya melibatkan partisipasi publik dalam penyusunan program. Demikian dikatakan oleh Machasin, Dirjen Bimas Islam, dalam pengarahannya di hadapan peserta Penyusunan APBN-P Bimas Islam 2015 di ruang sidang lt 3 gedung Kemenag RI (19/2).
“Program pemerintah yang baik itu harus melibatkan partisipasi publik, sehingga program benar-benar dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Sering kita membuat program bukan karena kebutuhan, tetapi karena keinginan”, tegasnya.
Lebih lanjut guru besar UIN Suka Yogyakarta ini mengatakan bahwa dalam pelaksanaan program juga harus mencermati beberapa hal lainnya, yaitu manajemen berbasis hasil (result based management). Yang dimaksud dengan manajemen berbasis hasil adalah suatu proses pengelolaan program yang berorientasi pada hasil yang bermanfaat, berdaya guna, dan efektif bagi pencapaian cita-cita program, lengkap dengan indikator keberhasilan dan sumber/alat yang bisa dijadikan bukti, imbuhnya.
Selain itu juga harus transparansidalam rangka untuk menciptakan kepercayaan melalui penyediaan informasi dan menjamin kemudahan dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai, terbuka untuk diketahui, siap untuk dikontrol, dan tidak melakukan manipulasi.
“Transparan itu dalam bahasa Arabnya “ka dzulali al-baidl”, seperti putih telur, bukan “ka khulali al-bait”, seperti sela-sela rumah. Kalau sela-sela rumah masih ada yang tertutup, sedangkan putih telur itu jelas nampaknya”, tegas mantan Kabalitbang Kemenag ini.
Dua hal lagi yang juga perlu dipegangi dalam pelaksanaan program tahun 2015 adalah akuntabel, yakni bertanggungjawab dan siap menerima resiko apabila program yang dijalankan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Yang terakhir adalah efektif dan efisien.
“Program yang akan kita buat harus dipastikan efektif, menjamin terselenggaranya program yang berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab. Buatlah program yang tepat sasaran, jangan hanya berorientasi pada penghabisan anggaran”, tutupnya. (thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



