Tarakan, bimasislam-- Direkrorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) membuka stand di Pameran Peradaban dan Kebudayaan Islam dalam acara Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Nasional XXIV di Tarakan, Kalimantan Utara.
Ketua Pelaksana Lapangan Stand Bimas Islam Imam Adi Marianto yang juga seorang Mahasiswa S2 di UIN Samarinda mengatakan, partisipan yang ikut membantu hampir semuanya mahasiswa. Para partisipan bergantian menjaga stand pada pagi dan malam sejak 13 Juli hingga 21 Juli 2017.
"Adanya stand ini jadi memperkalkan Direktorat Jenderal Bimas Islam yang dibawahnya juga menaungi pemberdayaan KUA, urusan agama Islam dan pembinaan Syariah, zakat dan wakaf, penerangan agama Islam, dan lainnya. Selama ini yang kita tau cuma Kemenag padahal ada banyak di bawahnya, misalnya Bimas Islam yang berhubungan langsung dengan layanan publik," kata Imam saat ditemui bimasislam di lokasi, Kamis (20/7).
Ia mengaku, alasan Imam juga teman-temannya yang berasal dari Universitas Borneo (UB) menjadi partisipan di stand Bimas Islam ini adalah untuk mencari pengalaman. Imam sendiri dulu pernah mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur-Utara dan meraih juara 3.
Sejak pertama kali stand dibuka, Imam mengatakan, sudah ada lebih dari 2000 orang yang mengunjungi stand Bimas Islam. Di stand sendiri terdapat Al-Quran, Buku-Buku soal Halal, Buku Islam, kaos, dan stiker yang dibagikan secara gratis untuk masyarakat.
"Mungkin puncak pengunjung yang datang ke stand Bimas Islam besok pada saat penutupan, kita akan tambah jumlah Al-Quran. Kaos untuk dibagikan secara gratis juga baru didatangkan," katanya.
Terkait pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Nasional XXIV di Tarakan, Kalimantan Utara, menurut Imam yang juga warga asli setempat mengatakan bahwa acara ini memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya bisa meningkatkan ekonomi warga sekitar dan mengenalkan Islam lebih baik.
Penyelenggaraan STQ dipusatkan di Masjid Baitul Izzah Islamic Center Tarakan. Venue lainnya ada di Masjid Daarussa’adah, Masjid At-Taqwa, Masjid al-Ma’arif, dan Lapangan Tenis Tertutup yang semuanya ada di Kota Tarakan.
(Royhanul Iman/Bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



