Jakarta, bimasislam-- Salah satu KUA yang memiliki visi pelayanan bagus adalah KUA Kecamatan Pringsurat, Temanggung, Jateng. KUA yang mendapatkan Juara II Pemilihan KUA Teladan 2013 ini memiliki motto "Prima dalam Pelayanan, Ikhlas Amal dan Perbuatan". Dengan spirit ini, KUA Kecamatan Pringsurat menetapkan Program KUA paripurna, yaitu program optimalisasi kinerja aparat KUA yang mengedepankan aspek profesionalisme dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Berdasarkan wawancara via email dengan bimasislam, Kepala KUA Pringsurat, H. Eko Widodo, M. Ag. menegaskan bahwa memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat merupakan bagian dari program pelayanan prima sesuai dengan motto KUA Kecamatan Pringsurat dan bentuk pertanggungjwaban publik.
Yang dimaksud dengan prima dalam layanan adalah bahwa dalam memberikan layanan kepada masyarakat, pegawai KUA Pringsurat berpedoman pada pelayanan prima, yaitu cepat, tepat, mudah, dan jelas. Apabila pekerjaan bisa diselesaikan pada hari ini, kenapa harus menunggu esok hari, apabila proses dapat dipermudah mengapa harus dipersulit.
Sedangkan ikhlas amal dan perbuatan berarti bahwa dalam memberikan layanan kepada masyarakat, aparat KUA Kec. Pringsurat berpedoman pada ketulusan, kejujuran, dan keihlasan. Pelayanan apapun yang diberikan kepada masyarakat hakikatnya adalah ibadah kepada Allah SWT.
Dalam melaksanakan agenda program kerja yang telah dicanangkan KUA Kecamatan Pringsurat terdapat beberapa program yang menjadi prioritas, antara lain:
Standar pelayanan Masyarakat.Standar pelayanan masyarakat ini meliputi 4 komitmen: Jaminan Akurasi, Jaminan Kecepatan, Jaminan Keramahan, dan Jaminan Simpatik.Pengamanan dokumen. Program ini dilaksanakan dalam rangka memberikan jaminan keamanan dokumen pernikahan yang tersusun rapi dalam Aplikasi Simkah dari tahun berjalan sampai dengan tahun 1994 sudah ter-entry dalam server Bimas Islam dan dokumen Register NTCR tersimpan rapi sejak tahun 1901.
Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi.(1) Komputerisasi pelayanan nikah. Programini dilaksanakan melalui program SIMKAH. Data tersebut meliputi data Nikah, talak, cerai, rujuk, wakaf dan kemasjidan.(2) Layanansistem informasi digital. Pengambilan nomor antrian layanan, Pengisian buku tamu, pengumuman kehendak nikah (NC), penyampaian kritik dan saran kepada KUA, pencarian data nikah, arah kiblat, pendaftaran nikah secara mandiri. (3) Pendaftaran Nikah Online.(4) Memanfaatkan fasilitas internet untuk mempublikasi melalui wesite tentang tugas dan fungsi KUA Kecamatan, khususnya informasi tentang pernikahan, keluarga sakinah, kemasjidan, pembinaan syariah,zakat, Hisab rukyat, serta Haji dan Umrah.
Selain itu, lanjut Eko, juga telah disediakan fasilitas NC Off-line melalui layar monitor di ruang tunggu, pendaftaran nikah mandiri dan pencarian data Nikah, serta pengisian kuisioner IKM, pendaftaran nikah dan NC online di Website.Juga disediakan layanan SMS Center dan Free Hotspot Area di KUA Pringsurat untuk memudahkan kepada masyarakat dalam mengakses website KUA, serta pengenalan dan pelatihan Aplikasi Simkah bagi P3N/ Kaum,Kesra di tingkat Desa.
Pawai ta’aruf Gebyar Muharramse-Kecamatan Pringsurat dan Pelatihan Ustadz/dzah TPQ/MADIN. Kegiatan pawai ta’aruf dilakukan setiap tahun sekali dan dilaksanakan secara bergilir antar desa se-Kecamatan Pringsurat. Dengan jumlah peserta dan pengunjung tidak kurang dari 10.000 orang. PartisipasiMasyarakat.Secara Periodik kami membuat evaluasi yang melibatkan masyarakat sebagai evaluator kinerja kami yang tertuang dalambentuk survey IKM. Hasil dari survei IKM ini di jadikan sebagai tolok ukur penilaian masyarakat terhadap kinerja KUA Kecamatan Pringsurat dan mulai tahun 2013 evaluasi dari masyarakat berupa survey IKM sudah tersedia secara online di website kami, tutupnya (bieb/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



