Bandung, bimasislam-- Kementerian Agama sejak hari Kamis (6/2) mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Acara tahunan yang direncanakan sampai tanggal 9 Februari 2014 ini dihadiri sekitar 246 peserta dari unsur Eselon 1 dan Eselon 2 di Pusat, seluruh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia, Para Rektor Perguruan Tinggi Agama Negeri dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Negeri se-Indonesia, juga Panitia Pusat dan Panitia Daerah dari Kanwil Kemenag Jawa Barat.
Pembukaan acara baru diadakan Jumat (7/2) oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Dalam sambutannya, Menag menyampaikan bahwa bisa jadi ini Rakernas terakhirnya. Sambutannya lebih banyak berisi otokritik perjalanan kinerja Kemenag selama masa kepemimpinannya. Salah satu otokritiknya, Menag yang biasa dipanggil SDA ini menyadari masih kurang optimalnya aspek perencanaan, terutama sekali disebabkan oleh tidak akuratnya pendataan yang dilakukan Kemenag.
"Sebagai otokritik, saya masih mencatat perencanaan yang kurang matang akibat dari pendataan yang tidak akurat. Ini saya tekankan untuk dibenahi agar program-program Kemenag ke depan lebih tepat sasaran", tegasnya. Jangan lagi terulang, program pengiriman bantuan komputer ke suatu daerah yang ternyata belum masuk listrik di sana, akhirnya hanya numpuk di gudang, sentilnya memberikan contoh.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Ortala, Muharram Marzuki, sebagai Ketua Panitia menjelaskan bahwa Rakernas ini merupakan momen menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program-program Kemenag tahun 2014 antar semua unsur Kemenag di tingkat pusat maupun daerah. “Ini menjadi sangat penting bagi proses Reformasi Birokrasi di internal Kemenag, lanjut Muharram, ungkapnya.
Hadir dalam pembukaan acara yang dilaksanakan di Hotel Horison Bandung ini, Sekretaris Jenderal Kemenag, Bahrul Hayat, Dirjen Penyelengaraan Haji dan Umrah, Anggito Abimanyu, 2 (dua) Staf Ahli Menag, Machasin dan Nanat Fatah Natsir, juga beberapa Staf Khusus serta perwakilan dari Baznas dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Di akhir acara, pembacaan doa dipimpin secara khusyu' oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Syaerozi. (edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



