Jakarta, bimasislam—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Rapat Koordinasi Zakat Nasional di Hotel Mercure, 4-6 Oktober 2017. Rakor tersebut dibuka oleh Wakil Presiden Muhamamd Jusuf Kalla, dan dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin serta Dirjen BImas Islam Muhamamdiyah Amin.
Dalam kesempatan itu, Menteri Agama menyampaikan apresiasinya atas terobosan penting Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam Laporan Tahunan BAZNAS tahun 2016, yakni pembuatan Indeks Zakat Nasional sebagai alat pengukur kinerja lembaga pengelola zakat yang berada di bawah koordinasi BAZNAS.
“Saya minta Indeks Zakat Nasional ini terus dikembangkan dan disempurnakan, termasuk indikator yang digunakan, dan hal itu akan sangat membantu tugas pemerintah di bidang pengawasan dan audit syariah lembaga zakat,” ujar Menag saat memberikan sambutan pada forum Rapat Koordinasi Zakat Nasional tahun 2017 di Jakarta, Rabu (04/10).
Selain itu, Menag juga mengapresiasi kerjasama yang sudah dibangun BAZNAS dengan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat serta mengefektifkan pendistribusian dan pendayagunaannya.
“Saya mengapresiasi kerjasama yang dibangun BAZNAS dengan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat serta mengefektifkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat di Indonesia”, katanya.
Menag berharapsemua kerjasama yang ada dapat memperkuat tatakelola zakat nasional serta memaksimalkan manfaat pengelolaan zakat yang menjangkau lapisan akar rumput.
Menag Lukman dalam kesempatan sama sangat menyambut baik pembentukan Pusdiklat BAZNAS yang salah satu fungsinya adalah untuk melatih dan meng-up grade kemampuan sumber daya manusia amil zakat agar memenuhi kualifikasi tertentu.
Rakornas Baznas yang di gelar di Hotel Mercure Ancol itu mengusung tema Pengarusutamaan ZIS dalam Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (Aksi) dan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Dalam laporannya, Ketua Baznas Bambang Sudibyo menyebut Rakornas tersebut diikuti 559 peserta, terdiri dari Baznas Pusat, wilayah dan kabupaten/kota, Lembag Amil Zakat, perwakilan Biro Kesra Provinsi, Perwakilan Kanwil Kemenag dan sebagainya.
(sigit/bimasislam/arif effendi/kemenag)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



