Jakarta, bimasislam—Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (LHS) mengatakan, bahwa silaturahim yang dilakukan masyarakat Indonesia pasca lebaran yang dikenal dengan tradisi Halal bi Halal (HBH) merupakan upaya mencapai kesucian diri sebagai manusia yang tentu banyak memiliki dosa.
"Halal bi Halal adalah upaya kita mencapai kesucian diri dengan sesama manusia setelah secara vertikal kita berhubungan dengan Allah, kita telah berdoa (beribadah-red) sepanjang ramadhan,"ujar Menag saat memberi sambutan pada acara HBH Kementerian Agama di Auditorium HM. Rosjidi, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/7).
Dihadapan seluruh pegawai Kementerian Agama, Menag berharap di hari Kemenangan ini seluruh umat Islam bisa kembali suci seperti sediakala, suci baik dihadapan Tuhan maupun dihadapan sesama manusia. "Diharapkan kita akan kembali suci, suci dihadapan Allahjuga suci sesama dihadapan manusia,"harap Menag.
Selain itu, melalui HBH Menag mengajak pegawai Kemenag untuk terus bekerja dengan penuh tanggungjawab dan meningkatkan integritas. "Saya mengajak kepada semua untuk meningkatkan kinerja dengan meningkatkan integritas. Saya merasa perlu menekankan ini karena inilah sejatinya ruh Kementerian Agama,"tegas Menag.
Sementara itu, dalam taushiyahnya, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU PBNU) KH Zaky Mubarok menyampaikan bahwa Halal bi Halal itu isinya adalah al’afwu bil ‘afwi, kebiasaan kita menjadikan halal bi halal sebagai ajang silaturahim yang merupakan ajang praktis yang bisa mempertemukan banyak kaum muslim.
Dalam kesempatan itu,Kyai Zaky berpesan agar dalam menjalankan kehidupan sehari-harihendaknya memegang prinsip keimanan dan kejujuran. “Iman dan jujurharus terus dipegang, ibadah tidak mungkin tanpa kejujuran,”terangnya.
Acara HBH yang digelar di Auditorium HM.Rasjidi, Gd.Kementerian Agama itudiikuti oleh ribuan pegawai Kementerian Agama. Tampak hadir para pejabat eselon 1, 2, 3 dan 4. Sebelum acara dimulai, para undangan dihibur dengan lagu lagu religi yang dibawakan oleh artis Qasidah senior, Euis Sri Mulyani yang jugamenjabat sebagai Direktur Penerangan Agama Islam. (sym/foto:arga-bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



