Jakarta, bimasislam—Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau kepada pemilik tempat hiburan, rumah makan, pengelola media, dan pengguna media sosial untuk tidak mencemari bulan suci Ramadhan. Menag mengajak kepada semua pihak untuk menjaga suasana kondusif dengan membatasi kegiatan, pertunjukan, tayangan, atau konten-konten yang bertentangan dengan kesucian bulan suci umat Islam tersebut.
Pesan tersebut disampaikan mantan pimpinan MPR itu dalam siaran video menyambut kedatangan bulan Suci Ramadhan. “Mari Jaga persaudaraan sesama anak bangsa untuk saling menghormati dan menghargai, menjauhkan diri dari tutur kata yang dapat merusak kekhusyukan kaum Muslimin yang tengah menunaikan ibadah puasa,” tuturnya.
Ramadhan, kata Lukman, memiliki pesan persatuan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Puasa mendidik umat untuk memiliki empati atas penderitaan orang lain. “Puasa mendidik kita untuk memiliki rasa empati, merasakan penderitaan yang dirasakan orang lain, seperti menahan lapar dan dahaga. Puasa juga mendidik kita untuk mencapai kesalehan personal dan sosial. Pencapaian derajat tersebut diraih oleh mereka yang berhasil menjalankan perannya sebagai hamba Allah sekaligus sebagaikhalifah-nya di bumi, yang dijalankan dengan penuh kualitas bukan formalitas, apalagi sekadar seremonial,” sambungnya.
Alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, itu juga mengajak kepada umat beragama agar tetap saling menghormati keyakinan agama masing-masing. “Terhadap mereka yang tidak berpuasa karena perbedaan agama, maupun kaum Muslimin yang karena alasan tertentu tidak dapat menjalankan ibadah puasa, mari kita saling memahami dan mengerti, bukan saling menuntut untuk dimengerti dan dipahami. Bahwa di bulan Ramadhan ini ada yang sedang berpuasa, namun ada yang tidak bekewajiban berpuasa, juga sedang tidak berpuasa,” katanya.
Atas nama pemerintah, Menag berharap kedatangan bulan suci Ramadhan membawa berkah bagi bangsa Indonesia. (ska/kemenag)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



