Bandung, bimasislam—Dalam Rapat Pimpinan Eselon I Kementerian Agama di Bandung (14/10), Menteri Agama, Lukman Hakin Saifuddin, mengajak kepada seluruh jajaran Kementerian Agama agar menyesuaikan program-programnya dengan kebijakan nasional yang baru. “Sehubungan dengan pergantian pimpinan nasional beberapa saat lagi, saya meminta kepada seluruh jajaran Kemenag secepatnya menyesuaikan diri dengan kebijakan nasional yang baru. Penekanan kebijakan pemerintahan adalah perwujuan pengelolaan birokrasi yang efektif, efisien, transparan, dan peningkatan kualitas layanan publik”, tegasnya.
Lebih lanjut Menag mengatakan, layanan publik yang dikelola oleh Kemenag harus terus ditingkatkan mutunya, seperti bidang pernikahan di KUA, pelayanan ibadah haji, pendidikan Islam, pembinaan umat beragama, dan lain-lain. “Untuk meningkatkan kapasitas pelayanan publik, kita harus mampu keluar dari paradigma lama dengan meninggalkan program dan kegiatan yang hanya dibangun untuk pencitraan. Kurangilah kegiatan yang lebih banyak pada seremoni, gebyar pada permukaan, yang tidak menyentuh terhadap kebutuhan masyarakat banyak”, tambahnya.
Menyinggung tingkat serapan anggaran tahun 2014 pada triwulan ketiga ini yang terhitung masih rendah dibandingkan tahun yang lalu, Menag memberi catatan bahwa hal ini disebabkan oleh masih diterapkannya aturan tentang pengeluaran Bantuan Sosial (Bansos) yang harus memiliki resiko sosial. “Terkait dengan masalah akun bantuan sosial yang dipersoalkan, saya meminta kepada KPA, PPK, dan Bendahara kiranya mendorong perlunya revisi anggaran Bansos atau menunggu hingga terbitnya regulasi yang baru”, ungkapnya.
Dalam catatan bimasislam, Rapim Eselon I Kemenag ini diikuti oleh para pejabat Eselon I Pusat, Eselon II pada Sekretariat, Para Sekretaris di lingkungan Eselon I, Kepala Kanwil Kemenag seluruh Indonesia, Eselon III dan IV di lingkungan Setjen, dan seluruh bendahara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14 dan ditutup pada 15 Oktober 2014.(thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



