Jakarta, bimasislam— Hari Selasa (8/4), tepat jam 11.00 Wib, Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (SIMBI) diluncurkan secara resmi oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Acara yang dikoordinir oleh Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi Ditjen Bimas Islam ini diadakan di Auditorium H. M. Rasjidi Gedung Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin Jakarta Pusat.
Dalam pengarahannya, Menag menegaskan, “Pemanfaatan teknologi informasi menjadi keniscayaan bagi kita di era global seperti sekarang ini. Hal ini juga menjadi tuntutan bagi Kementerian Agama dalam berbagai kiprahnya bagi umat”. Dengan media online sperti SIMBI yang diluncurkan hari ini, harap SDA, umat bisa lebih merasakan berbagai kegiatan yang diadakan oleh Ditjen Bimas Islam serta lebih praktis dan efektif dalam mengakses informasi yang dibutuhkan.
Dalam konteks reformasi birokrasi, hadirnya SIMBI diupayakan bisa meningkatkan kualitas Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelaporan Kegiatan Bimas Islam, di samping peningkatan pelayanan kebimasislaman bagi umat ke depan, imbuh Menag di depan seluruh Pejabat dan Pegawai Ditjen Bimas Islam, puluhan tamu undangan, juga beberapa Pejabat Eselon 1 dan 2 di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil menjelaskan bahwa setelah berpisah dengan Ditjen Urusan Haji pada tahun 2006 tuntutan restrukturisasi bagi Ditjen Bimas Islam menjadi keniscayaan, termasuk dalam hal peningkatan pelayanan bagi umat.
Sejak 2007, urainya, Bimas Islam sudah membuat aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH). Selanjutnya, diterbitkan Website Bimas Islam pada tahun 2008, hadir kemudian Sistem Informasi Masjid (SIMAS), Sistem Informasi Zakat (SIMZAT), dan Sistem Informasi Wakaf (SIWAK). Juga, akan hadir Bimas Islam Dalam Angka (BIDA), Pusataka Bimas Islam, dan Sistem Informasi Penerangan Agama Islam (SIMPENAIS). Nah, pada hari ini dengan tema “Pemanfaatan IT untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Umat”, SIMBI diluncurkan menjadi payung semua sistem aplikasi yang ada di lingkungan Ditjen Bimas Islam tersebut, urai Djamil.
Acara launching SIMBI ini dikemas begitu kreatif dan menarik, berbeda dengan kegiatan di Ditjen Bimas Islam pada umumnya. Selain penampilan profil SIMBI secara audio-visual di depan para hadirin, juga diadakan door-prize bagi 5 0rang peserta yang mampu menjawab pertanyaan yang dipandu seorang MC yang cantik, yang khusus dihadirkan oleh Panitia. (edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



