Jakarta, Bimas Islam — Menteri Agama Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya menjaga integritas dan keteguhan hati dalam menjalankan amanah di tengah dinamika informasi yang serba cepat. Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan sekaligus ceramah Salat Tarawih Keliling (STARLING) Bimas Islam Kementerian Agama yang digelar di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Menag menggarisbawahi bahwa setiap tindakan manusia pasti memiliki celah kelemahan. Namun, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berbuat baik.
“Lakukan apa yang kita yakini benar. Asal itu kita lakukan dengan niat yang lurus, niat yang ikhlas, dan hidup yang baik, janganlah kita takut. Insya Allah, Tuhan akan memihak kepada kita," ujar Menag.
Menag juga memberikan pesan khusus terkait etika kerja di era digital. Beliau mengingatkan agar para aparatur dan masyarakat tidak terlalu terbebani oleh hiruk-pikuk media sosial atau hal-hal yang sekadar viral namun subjektif. Menurutnya, fokus utama adalah bekerja karena Allah dengan standar profesionalisme yang tinggi.
Menukil semangat ayat Al-Qur'an, “Fa-idha ‘azamta fa-tawakkal ‘ala Allah”, Menag menjelaskan bahwa ketika sebuah program atau keputusan telah ditetapkan, maka langkah selanjutnya adalah bekerja secara profesional dan menyerahkan hasilnya kepada Sang Pencipta.
"Setelah melakukan ikhtiar yang maksimal dan profesional, mungkin akan muncul berbagai sorotan dari berbagai arah. Tapi kita harus tetap tegar. Jika kerja-kerja ini dilakukan dengan benar, pada akhirnya selalu ada ending yang baik," tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa mustahil bagi seseorang untuk memuaskan semua pihak. Setiap orang memiliki subjektivitas masing-masing yang sering kali berbeda satu sama lain. Terlalu memikirkan suara negatif hanya akan membawa pada keraguan yang fatal.
"Lebih baik salah karena kita berbuat sesuatu untuk hal yang baik, daripada tidak salah tapi tidak ada yang kita lakukan sama sekali," ungkapnya.
Hadir dalam giat tersebut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad, Pejabat Kementerian Agama dan Bank Indonesia beserta jamaah yang hadir.
(Kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



