Jakarta, bimasislam,-- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional tahun 2014, telah memasuki pelaksanaan yang XXV. Berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) yang telah berlangsung di Lombok Nusa Tenggara Barat Tahun 2013, memberikan mandat kepada Provinsi Kepulauan Riau sebagai tuan rumah penyelenggaraan event dua tahunan ini. Rencananya, perhelatan MTQN XXV akan dilangsungkan selama 8 (delapan) hari, dari tanggal 05-14 Juni 2014. Pembukaan MTQN XXV akan dihadiri Presiden Republik Indonesia Dr. H. Bambang Susilo Yudhoyono, adapun penutupannya oleh Wakil Presiden Prof. Dr. Budiono.
Menyongsong perhelatan akbar ini, Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan launching MTQN XXV tahun 2014 di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, bertempat di Auditorium HM. Rasjidi Gd. Kementerian Agama Jl. MH Thamrin No. 6 Jakarta. Tampak hadir Menteri Agama H. Suryadharma Ali beserta jajaran pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, Gubernur Kepulauan Riau, 33 Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, perwakilan 33 Gubernur, para pengurus LPTQ provinsi, para undangan dan pimpinan ormas Islam.
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Prof. Dr. Abdul Djamil, MA memaparkan, MTQN XXV yang akan dilaksanakan di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mulai tanggal 5 sd 14 Juni 2014, akan diisi dengan berbagai agenda, diantaranya Pawai dan Malam Ta’aruf. Pembukaan akan berlansung pada tanggal5Juni 2014 oleh Bapak Presiden RI dan ditutup oleh Bapak WakilPresiden RI pada tanggal 13 Juni 2014. Sebanyak 33 Provinsi akan mengirimkan peserta dengan total peserta sebanyak 1.386 orang dan 122 Dewan Hakim. Adapun cabang-cabang yang akan dilombakan sebanyak 7 Cabang dan 17golongan, baik golongan Putra dan Putri (Dewasa, Remaja dan Anak). Selan itu, juga digelar Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) yang melibatkan 20 Kementerian di bawah kordinasi Kemenkokesra, Seminar Peradaban Islam, dan Pameran Khazanah Budaya Islam yang akan diikuti oleh seluruh Provinsi.
Menteri Agama, Suryadharma Ali dalam sambutannya menegaskan MTQ memiliki nilai yang strategis sebagai warisan budaya bangsa. MTQ merupakan ikon syiar Islam dalam mempererat silaturrahim antar elemen bangsa dan mempererat kerukunan. Menurutnya, Indonesia adalah satu-satunya negara yang menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran secara rutin dari mulai tingkat desa sampai tingkat nasional.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mensukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional XXV yang tinggal beberapa bulan lagi. Saya mengucapkan terima kasih dan apresisai yang setingi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Prov Kepulauan Riau yang telah melakukan berbagai persiapan dengan baik,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani yang hadir didampingi Wali Kota Batam, menegaskan kesiapan masyarakat Kepri menyambut para kafilah dari seluruh Indonesia. Menurutnya, momentum MTQN ini merupakan ajang menjalin kerukunan bangsa.
“Seluruh elemen masyarakat Kepri siap mensukseskan MTQN XXV”, tegasnya.
Launching MTQN XXV menandai dimulainya prosesi musabaqah dua tahunan yang telah melahirkan tokoh-tokoh berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Rencananya, acara Launching MTQN XXV akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi teknis panitia MTQN XXV dengan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. (kangjeje-sym/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



