Jakarta, bimasislam—Untuk meningkatkan layanan publik bagi tamu-tamu yang datang ke Kantor, Ditjen Bimas Islam telah menyiapkan layar monitor touchscreen sensitif di lantai 6 Gedung Kemenag RI, Jl, MH. Thamrin 6 Jakarta. “Layar ini kami sediakan untuk para tamu, khususnya tamu-tamu pak Dirjen, sehingga informasi publik berbasis IT, seperti website, aplikasi SIMKAH, SIMAS, SIWAK, BIDA, PUSTAKA DIGITAL BIMAS ISLAM, Gallery foto-foto kegiatan, serta program-program utama Bimas Islam dapat diakses dengan nyaman”, tegas Kabag Perencanaan dan Sistem Informasi, H. Alatief, MM, di ruang kerjanya (23/3).
Para pegawai Ditjen Bimas Islam sangat antusias mencoba layanan ini untuk sekedar tahu bagaimana menikmati layanan publik Ditjen Bimas Islam. Hilda, Kasubag Ortala mengatakan, “nah gini dong, kenapa tidak dari dulu. Dengan adanya ini, semua pegawai akan terbiasa dengan media informasi, dan masyarakat juga bisa mengakses informasi seputar program dan kegiatan Bimas Islam”, ujarnya.
Sementara, Kabag Umum Ditjen Bimas Islam, H. Yoesni, juga mendukung penuh penyediaan media ini. “Saya sangat setuju pengadaan ini, kalau perlu seluruh unit eselon II dipasang, sehingga masing-masing dapat memantau program dan kegiatan setiap waktu. Selama ini, program dan kegiatan dilaksanakan kurang atau bahkan tidak didokumentasikan, namun dengan adanya media ini, di depan kita, maka masing-masing unit bisa saling berlomba dalam kebaikan”, sambungnya antusias.
Dalam pantauan bimasislam, layar monitor touchscreen ini cukup menarik, selain desainnya, layar sentuhnya yang sensitif, juga diiringi dengan alunan musik klasik sepanjang hari. “Ini terobosan, meskipun agak terlambat, tetapi ada upaya untuk perbaikan kualitas layanan publik Bimas Islam”, ujar Rida, staf Bagian Ortala Ditjen Bimas Islam. (bieb/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



