Jakarta, bimasislam — Unit percetakan Al-Quran (UPQ) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam mulai hari ini (25/10) secara resmi akan mencetak perdana Mushaf Al-Quran Standar Indonesia. Untuk mengawali kegiatan tersebut akan dihadiri oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, sekaligus melaunching telah dimulainya proses pencetakan Mushaf Al-Quran Standar Indonesia pukul 14.30 di UPQ Ciawi Bogor. Demikian dikatakan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, di Jakarta (24/10).
Lebih lanjut Amin menegaskan bahwa pencetakan perdana ini merupakan bukti keseriusan Kementerian Agama dalam menyediakan kitab suci umat Islam melalui standar kehati-hatian yang tinggi agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang tidak diperlukan, serta membuktikan bahwa pendirian UPQ benar-benar akan dikelola dengan baik.
"Ini menjadi bukti bahwa Kementerian Agama serius menyediakan kitab suci Al-Quran dangan standar kehati-hatian yang tinggi dengan diawasi langsung oleh para ahli, serta menjadi bukti kami akan mefungsikan UPQ yang terletak di Ciawi, Bogor, secara maksimal," katanya.
Menurutnya, mulai besok hingga dua bulan kedepan UPQ akan mencetak sebanyak 35.000 eksemplar.
Pencetakan akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kapasitas mesin cetak.
"Pencetakan mushaf Al-Quran akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kapasitas mesin yang saat ini dalam keadaan bagus. Kami akan terus menambah dan memperbaharui mesin cetak hingga suatu saat nanti mampu mencetak sejumlah mushaf Al-Quran sesuai dengan jumlah kebutuhan ideal", tandasnya.
Unit Pencetakan Al-Quran (UPQ) saat ini dikelola oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, terdiri dari 11 orang yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 21 orang tenaga honorer. Saat proses produksi, jumlah tenaga yang dibutuhkan akan bertambah sekitar 15 orang sesuai dengan volume pakerjaan.
(thobib/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



