Malang, bimasislam— "Dakwah moderat yang dibawa oleh Universitas Al-Azhar merupakan perpaduan dari pemikiran ilmiah dan ruh kesufian, serta berpegang pada jalan tengah dalam hal akidah maupun amal." Demikian disampaikan pemimpin tertinggi Universitas Al-Azhar, Mesir, Grand Syaikh Ahmad Mohammad Ahmad Al-Thayeb saat menyampaikan orasi ilmiah sebagai promovendus pada penganugerahan gelar doctor honoris causa di UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, Rabu (24/2)
Ulama berpengaruh di dunia Islam itu mengatakan, Universitas Al-Azhar yang dipimpinnya mempercayai tradisi Islam yang berdasarkan kepada manhaj ahlussunnah wal jamaah, sebagaimana dipahami dari pemikiran Abu Hasan Al-Asy’ari di dalam kitab-kitabnya. Pemikiran tersebut, lanjut Grand Syaikh, juga tercermin pada pemikiran Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hambal serta tokoh-tokoh yang pemikirannya dipelajari di Al-Azhar berdasarkan toleransi, cara pandang yang objektif, serta penelitian yang didasari pengabdian yang tulus.
Dikatakan Grand Syaikh, selama ratusan tahun Universitas al-Azhar telah membangun kompetensi mahasiswanya dalam penguasaan bahasa Arab, mendalami Al-Quran dan Al-Hadits serta ilmu-ilmu yang mendukung pemahaman terhadap dua sumber utama hukum Islam itu, seperti ilmu ushuluddin, ushul fiqih, ilmu Al-Quran, ilmu hadits, fikih madzhab dan fikih perbandingan.
“Jika Anda bertanya tentang konsep Al-Azhar dalam mendalami ilmu, maka sebetulnya konsep Al-Azhar adalah panduan yang memahami kekayaan tradisi klasik secara mendalam, sehingga para alumninya dapat menjawab permasalahan umat berdasarkan referensi yang ilmiyah,” paparnya.
Grand Syaikh melanjutkan bahwa tradisi tersebut merupakan akar dari seruan Al-Azhar ke seluruh dunia untuk mengedepankan prinsip yang moderat dalam beraqidah, serta bersikap moderat antara sikap ekstrim dan sikap menggampangkan dalam beragama.(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



