Palembang, bimasislam— Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam), Muhammadiyah Amin menghimbau agar para Da’i-da’i-yah diseluruh Indonesia menjadikan bulan ramadhan sebagai bulan dakwah. Agar dakwah bisa maksimal harus dilakukan melalui media yang banyak diakses masyarakat kebanyakan.
“Sebentar lagi bulan ramadhan, kita jadikan sebagai bulan dakwah, para da’i harus melakukan kerjasama dengan media yang banyak diakses masyarakat, ujar Amin saat memberikan arahan pada Workshop Siaran Dakwah Melalui Media yang diselenggarakan Direktorat Penerangan Agama Islam, di Asrama Haji Palembang, Sabtu (13/6).
Lebih jauh Amin berharap agar para juru dakwah terus melalukan langkah maju dalam pembaruan model dakwah yang efektif dengan melakukan pendekatan kepada pemilik media.
“Teman-teman yang ada di daerah tolong aktif melakukan pendekatan kepada pemilik media, jangan sampai diambil alih orang lain. Jangan sampai yang berdakwah itu yang justeru tidak memiliki latar belakang agama”, ujar Profesor yang pernah menjadi Rektor IAIN Gorontalo ini.
Workshop ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari para Penyuluh Agama Islam (PAI) se-Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan ormas Islam, Praktisi Dakwah dan Diampingi Praktisi Media, berlangsung dari tanggal 13-15 Juni 2015. (syamsuddin/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



