Jakarta, bimasislam—Pemerintah menilai peran dan andil yang dilakukan ormas-ormas Islam di tanah air sangat penting dalam pembangunan keagamaan. Fokus program setiap ormas Islam seperti Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah, Dewan Dakwah, Dewan Masjid, dan lain-lain harus terus disinergikan satu sama lain untuk mencapai pembangunan keagamaan dan kemasyarakatan yang optimal.
Demikian disampaikan Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhamamdiyah Amin, saat memberi sambutan pada “Workshop Penyusunan Buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ Al-Qur’an Muslimat NU” di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (20/10).
Amin mengatakan, ormas Islam berperan penting dalam merespon isu keagamaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. “Satu hal yang patut digarisbawahi, Ormas Islam punya andil besar dalam merespon isu-isu aktual umat sampai di tingkat akar rumput. Kemampuan merespon ini perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.
Dikatakan Amin, peran Ormas Islam bisa dilihat pada upaya mencerdaskan umat dalam melihat perubahan sosial dan kemajuan teknologi informasi yang terjadi saat ini, seperti pemanfaatan teknologi digital dalam menyampaikan pesan agama kepada masyarakat.
“Produk kemajuan teknologi informasi perlu kita manfaatkan untuk menunjang efektivitas dakwah dan pendidikan anak-anak kita, namun tanpa harus membuat mereka terasing dari lingkungan sosial yang sesungguhnya,’ terangnya.
Mantan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo itu juga berpesan agar Ormas Islam terus menjalin kemitraan dengan pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan agama kepada umat. “Salah satu contoh yang baik adalah Muslimat NU yang telah banyak bersinergi dengan program pemerintah di bidang pembangunan SDM dan pembinaan generasi muda.”
Workshop Penyusunan Buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ Al-Qur’an Muslimat NU dilaksanakan di Hotel Bintang Griya Wisata, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Muslimat, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Muslimat NU merupakan badan otonom dari Nahdhatul Ulama yang dibentuk pada 29 Maret 1946. Situs resmi Muslimat NU menyebutkan bahwa organisasi tersebut ditujukan sebagai wadah perjuangan wanita Islam Ahlussunnah wal Jamaah dalam mengabdi kepada agama, bangsa dan negara.
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



