Jakata, bimasislam – Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi seni budaya yang luar biasa. Seni budaya Islam Indonesia telah diakui dan dikagumi oleh banyak negara. Hal itu terbukti dengan banyaknya negara yang rutin mengundang Indonesia untuk menampilkan kesenian yang bernuansa Islami dari bumi nusantara.
“Hampir setiap tahun Indonesia mendapat undangan ke luar negari untuk memaparkan tentang perkembangan seni budaya Islam, ini suatu kebanggaan bila kita bisa memenuhi undangannya dan tanda bahwa seni budaya Islam Indonesia dikagumi“, ujar Muhammadiyah Amin saat membuka acara penyusunan petunjuk teknis (Juknis) festival seni kaligrafi islam rahmatan lil ’lamin tingkat nasional di Wisma Kemanag Jalan Jaksa Jakarta Pusat, Senin (14/8).
Dikatakan Amin, perkembangan Seni Budaya Islam Indonesia termasuk sangat baik karena masing masing daerah rutin mneyelenggarakan festival. Meski demikian Amin mengingatkan kepada penggiat seni budaya Islam agar terus membuat inovasi demi langgengnya seni budaya Islam itu sendiri.
Belum lama ini, lanjut Amin, Indonesia telah mendapat undangan kehormatan dari Azerbaijan untuk menampilkan kesenian Islam tradisional Indonesia. Dirinya berharap agar setiap undangan sebisa mungkin dapat dipenuhi.
Mantan Rektor IAIN Gorontalo ini juga mengungkapkan bahwa Indonesia rutin mengirim tim Kesenian Islam ke berbagai negara seperti ke Brunei Darussalam. “Kita belum lama ke Brunei Darussalam, di sana kita mendapat penghargaan sebagai juara“, ungkapnya.
Seperti diketahui, Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk Islam terbesar di Dunia telah rutin menyelenggarakan festival kesenian Islam bersekala Internasional. Terakhir Festival Internasional Musik Sufi diselenggarakan pada tahun 2011. Diikuti enam negara yaitu Mesir, Maroko, Iran, Pakistan, Turki dan Indonesia.
Kegiatan penyusunan juknis ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan seperti seniman kaligrafi, budayawan muslim, praktisi lembaga seni dan pengelola lembaga seni budaya Islam. Hadir sebagai narasumber pakar Seni Kaligrafi dan Khat dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Tholabi.
(syam/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



