Jakarta, bimasislam-- “Tetaplah komit pada kebenaran, jangan takut memutuskan hukuman bagi terpidana teroris”, demikian tegas Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan materi dalam Pendidikan dan Pelatihan Hakim Perkara Terorisme hari Jumat (14/3) kemarin. Acara yang bertempat di Pusdiklat Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI daerah Ciawi, Bogor, Jawa Barat ini diikuti oleh sekitar 40 (empat puluh) hakim dari Peradilan Umum seluruh Indonesia.
Pernyataan Nasar di atas menanggapi kekhawatiran hampir semua peserta-- yang notabene memang diproyeksikan sebagai hakim pidana terorisme dengan pelatihan ini-- akan keamanan mereka saat memutuskan hukuman bagi terpidana teroris yang identik dengan kekerasan. Sebagai manusia biasa, wajar kekhawatiran itu muncul di kalangan hakim, apalagi bila hukumannya dianggap tidak berpihak bagi para teroris. Namun, hakim adalah manusia terpilih yang dijamin masuk Surga dengan keadilannya dalam memutuskan perkara. “Tenang saja, selama memutuskan dengan hati nurani, Surga sudah menanti di sana”, ungkap Nasar menghibur.
Menanggapi pertanyaan salah satu peserta yang menyangsikan hukuman penjara sebagai sanksi yang tepat bagi terpidana teroris yang dilatari faktor ideologis, salah satu Dewan Pakar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini mengiyakan seraya menjelaskan bahwa pendekatan bimbingan dan penyuluhan agama merupakan alternatif yang lebih tepat.
Saat ditanya sejauhmana peran Kementerian Agama dalam penanganan terorisme, Nasaruddin menerangkan bahwa secara praktis Kemenag berbagi peran dengan institusi lain. “Bila masalahnya terkait kriminalitas, maka pihak Kepolisian yang berwenang. Jika bermasalah pada keabsahan lembaganya, maka yang berwenang pihak Kemenkumham. Nah, Kemenag itu bagian pembinaan keagamaannya”, terangnya berdiplomasi.
Dalam kesempatan yang sama, Moderator, Hasan, menyampaikan bahwa acara ini memang membutuhkan masukan dari Kementerian Agama soal penanganan terorisme di Indonesia. “Itulah arti penting keberadaan pak Wamen ke sini, di samping memberikan pencerahan buat kami para hakim”, imbuhnya dengan lugas. (edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



