Jakarta, bimasislam-- "Mayoritas masyarakat bangsa kita moderat", demikian ditegaskan Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menjadi pembicara pada Seminar Internasional "Moderasi Islam: Upaya untuk Menangkal Radikalisme" di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hari Selasa (30/9) kemarin. Masalahnya, kelompok mayoritas ini lebih banyak diam, kalah dengan kelompok radikal yang minoritas itu, sebut Wamen.
Soal jihad misalnya, ungkap Guru Besar UIN Jakarta ini mencontohkan, lebih banyak digaungkan oleh mereka. Dengan pemahaman jihad yang berbeda dari mainstream, mereka mengajak anak-anak muda kita untuk melakukan kekekerasan. Ini yang harus diwaspadai, ingatnya, terutama oleh kalangan kampus. Jihad semestinya bukan untuk mematikan manusia, melainkan untuk menghidupkannya secara terhormat, imbuh Nasar.
Dalam kesempatan Seninar Internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Dirasah Islamiyah UIN Jakarta bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini , Syekh Muhammad Abdul Kadir sebagai narasumber pertama juga mengingatkan para pengajar agar mendidik dan mengajar Ilmu Syariat secara mendasar dan komprehensif, agar mereka tdk terpengaruh oleh ajakan kelompok radikal. Dalam pandangannya, Islam hadir dengan kedamaian dan menawarkan toleransi dalam beragama sebagaimana disebutkan dalam Surah Alkafirun. Para teroris dan kelompok radikal, tilainya, telah merusak citra Islam di mata dunia.
Sepandangan dengan itu, Syekh Zaid Abdurrahman Husein menjelaskan bahwa Islam itu rahmat bagi semesta alam dan Rasulullah telah menunjukkan dirinya sebagai pribadi yang santun. Karena itu, menurutnya, Islam harus diekspresikan tidak secara emosional oleh umatnya. Konflik agama di dunia sekarang ini memang disinyalir ada kekuatan tertentu yang merawatnya, tapi kita harus memulai perbaikan itu dari diri kita sendiri, imbuhnya di hadapan ratusan mahasiswa dan undangan. (edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



