Jakarta, bimasislam—Saat ini banyak sekali tantangan yang dihadapi masyarakat terutama persoalan ketahanan keluarga. Agar menjadi keluarga yang berkualitas maka harus memiliki pondasi intelektual, emosional dan spiritual.
Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nur Syam saat memberi pembekalan pada peserta Pengajian Masyarakat Intelektual dengan tema “Peningkatan Kualitas dan Ketahanan Keluarga”di Theater Room, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (13/12).
Dikatakan Nur Syam, hidup di zaman modernitas, dunia global, serba keterbukaan dan tansparansi kita harus mampu mengendalikan diri dengan baik. “rasanya kita hidup di dalam kaca dan kita bertelanjang bulat, kaca itu tembus pandang sehingga semua orang bisa melihat kita”, kata Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ini.
Oleh karena itu, lanjut Nur Syam, untuk menjaga agar keluarga tetap harmonis dan memiliki kualitas yang baik maka harus dibangun pondasi yang kuat, dan dibekali dengan penguasaan emosiaonal dan spiritual yang baik.
“Kita harus membangun pondasi keluarga berbasis spiritualitas lahir batin, kita tidak hanya membekali anak kita dengan kemampuan intelektual tetapi harus membekali juga dengan emosional yang bagus dan spiritualitas yang baik. Dengan ketiga hal ini saya yakin kita akan memiliki ketahanan keluarga yang jauh lebih baik”, ujarnya.
Kementerian Agama, Nur Syam menambahkan, dalam rangka memberikan jawaban solutiv tentang pentingnya ketahanan keluarga telah menerbitkan PMA No 42 Tahun 2016 tentang Struktur dan Tata Kelola Kementerian Agama yang terkait dengan persoalan penataan dan ketahanan keluarga. Didalam struktur baru ada satu Direktorat khusus yang menangani tentang ketahanan keluarga, yaitu Direktorat Pembinaan KUA dan Ketahanan Keluarga.
(syam/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



