Jakarta, bimasislam—Direktorat Pemberdayaan (Ditdaya) Zakat terus berupaya memaksimalkan perannya dalam mengembangkan perzakatan nasional, termasuk melakukan konsolidasi melalui Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Zakat Pusat dan Daerah yang digelar di Hotel Santika Premiere, Slipi, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada Senin hingga Rabu, 21-23 November 2016 itu diikuti oleh 85 pegawai Kementerian Agama Pusat dan Daerah yang membidangi perzakatan, serta utusan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) tingkat Provinsi se-Indonesia.
Dalam laporannya, Direktur Pemberdayaan Zakat, Tarmizi Tohor berharap hajat tahunan ini dapat memberikan gambaran yang utuh tentang pelaksanaan program yang terkait dengan tugas dan fungsi Direktorat Pemberdayaan Zakat selama satu tahun, melalui indikasi tingkat keberhasilan program yang sedang dan telah dilaksanakan. Ia juga berharap rapat nasional ini dapat secara tegas mengidentifikasi kendala yang menghambat pelaksanaan program pemberdayaan zakat di tanah air.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai media untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi program serta mengoptimalkan tugas dan fungsi Direktorat Pemberdayaan Zakat,” katanya.
Secara terpisah, Kasubbag Tata Usaha Direktorat Pemberdayaan Zakat, Wida Sukmawati mengatakanRapat Evaluasi Pelaksanaan Program Zakat tersebut diharapkan menjadi sarana curah pendapat dari insan perzakatan nasional. “Melalui acara ini kita bisa saling mengemukakan permasalahan-permasalahan yang ada terkait dengan program-program zakat,” katanya.
DIkatakan Wida, semua insan perzakatan perlu melakukan evaluasi terhadap program yang telah disusun selama ini. “Kita perlu mengevaluasi apakah program yang berjalan selama ini mendukung pengumpulan zakat secara optimal atau tidak, jika tidak dimana kelemahannya, mari sama-sama kita perbaiki.” ujarnya.
Wanita yang telah mengabdi sebagai ASN sejak 1989 itu mengaku terbuka terhadap inovasi dan masukan dari semua pihak demi kemajuan pemberdayaan zakat di Indonesia. “Seandainya program yang sudah berjalan dirasa kurang efektif, ayo kasih masukan apa solusinya, dan langkah-langkah apa saja yang harus diambil?” katanya.
Saat ini, Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Zakat Pusat dan Daerah masih berlangsung. Sejumlah narasumber yang dihadirkan antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Direktur Jenderal Bimas Islam, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Direktur Pemberdayaan Zakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Direktur Pendidikan dan Agama Kementerian Perencanaan Pembangunan/BAPPENAS, serta Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kemenko PMK.
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



