Jakarta, Bimas Islam — Lebih dari 40 imam besar dari berbagai negara memanjatkan doa bersama untuk persatuan umat Islam dan Masjid Al-Aqsa. Doa bersama dipimpin Dr. Ahmad Al Showi, Dosen Al-Azhar sekaligus Anggota Komite Tinggi Majallah.
Doa bersama tersebut menjadi bagian dari rangkaian International Grand Imam Conference 2026, pertemuan para imam besar dunia yang mengangkat isu perdamaian dan kemanusiaan. Dalam doa yang dipanjatkan di Masjid Istiqlal, Jumat (25/9/2026), terdapat permohonan agar umat Islam dipersatukan, dikuatkan, serta diberikan kemampuan untuk menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi umat.
“Allahumma wahhid kalimatal muslimin, Allahummajma’ kalimatal muslimin. Allahumma wahhid shaffahum wajbur dha’fahum.”
“Ya Allah, satukanlah kalimat kaum Muslimin. Ya Allah, persatukanlah kaum Muslimin. Ya Allah, satukanlah barisan mereka dan perbaikilah kelemahan mereka.”
Selain mendoakan persatuan umat, doa bersama juga memuat permohonan bagi para pemimpin negara-negara Muslim agar diberikan petunjuk dalam menjalankan amanah serta dikelilingi penasihat yang baik. Para imam juga memanjatkan doa bagi perlindungan Islam, kaum Muslimin, serta negeri-negeri Muslim dari berbagai keburukan.
Perhatian khusus dalam doa bersama ditujukan kepada Masjid Al-Aqsa. Para imam memohon agar Allah SWT mengembalikan Masjid Al-Aqsa kepada kaum Muslimin sekaligus memberikan kesempatan kepada umat untuk melaksanakan ibadah di tempat suci tersebut.
“Allahummajma’ kalimatal muslimin, Allahumma rudda ilal-muslimin al-Masjidal Aqsha. Allahumma arzuqna shalatan fi masjidi Rasulika shallallahu ‘alaihi wa sallam, warzuqna shalatan fil-Masjidil Aqsha ya Rabbal ‘alamin.”
“Ya Allah, persatukanlah kalimat kaum Muslimin. Ya Allah, kembalikanlah Masjid Al-Aqsa kepada kaum Muslimin. Ya Allah, karuniailah kami kesempatan untuk salat di masjid Rasul-Mu SAW dan karuniailah kami kesempatan untuk salat di Masjid Al-Aqsa, wahai Tuhan semesta alam.”
Doa tersebut juga menyampaikan harapan lintas generasi agar umat dapat turut mewujudkan harapan bagi Masjid Al-Aqsa. Para imam memohon agar apabila kesempatan tersebut belum diberikan kepada generasi saat ini, harapan itu dapat terwujud melalui anak-anak dan generasi setelahnya.
“Allahummaj’alna mimman yuharriru masjidakal Aqsha ya Rabbal ‘alamin. Allahumma in lam taktub dzalika lana faktubhu ya Rabbi fi abnaina wa abna’i abna’ina.”
“Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang membebaskan Masjid Al-Aqsa-Mu, wahai Tuhan semesta alam. Ya Allah, jika Engkau belum menetapkan hal itu bagi kami, maka tetapkanlah, wahai Tuhan, bagi anak-anak kami dan anak-anak dari anak-anak kami.”
Rangkaian doa kemudian ditutup dengan permohonan ampun bagi seluruh Muslim dan Muslimat, Mukminin dan Mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
Doa bersama tersebut memperkuat pesan persatuan yang menjadi bagian penting dari pertemuan para imam besar dunia di Jakarta. Kehadiran para pemimpin keagamaan dari berbagai kawasan menjadi momentum untuk menyatukan harapan dan kepedulian terhadap persoalan umat, termasuk situasi di Palestina dan Masjid Al-Aqsa.
(Kemenag.go.id
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Lantik Pejabat Eselon II Ditjen Pesantren, Menag: Perhatikan Masa Depan Santri dan 42 Ribu Pesantren
Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini melantik lima pejabat eselon II Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama. Pelantikan…



