Bandung, bimasislam— Menyadari pentingnya kemitraan dengan Lembaga Sosial Kemasyarakatan dalam pembinaan anak yatim piatu, Direktorat Penerangan Agama Islam (Ditpenais), Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, mengadakan pembinaan keagamaan melalui Lembaga/Yayasan Yatim Piatu.
Bertempat di Hotel Marbella Suites Dago Pakar Bandung, kegiatan bertitel “Pembinaan Keagamaan Melalui Lembaga/Yayasan Yatim Piatu” ini diadakan pada tanggal 6-8 Desember 2015 kemarin. Dikelilingi perbukitan dan didukung pemandangan yang indah, para peserta begitu antusias mengikuti setiap sesi acara walau cuaca dingin menyelimuti kawasan Dago Pakar Bandung tersebut.
Dalam presentasinya, Dirjen Bimas Islam, M. Machasin, menegaskan bahwa pembinaan terhadap anak yatim piatu merupakan kemestian yang harus dilakukan oleh Kementerian Agama. Alasannya bukan hanya faktor kemanusiaan, melainkan juga karena amanat konstitusi, sebagaimana termaktub dalam UUD 1945 Pasal 34 Ayat 1. Apalagi, Alqur’an juga mewajibkannya, singgung Pgs. Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini seraya merujuk pada QS. An-Nisa’/4: 36.
Saat sesi dialog, terungkap berbagai persoalan yang dihadapi para peserta dalam pengelolaan Lembaga/Yayasan Yatim Piatu. Hanya saja, beberapa pertanyaan dan curhatan tersebut lebih dominan berkisar soal fasilitas operasional dan sarana-prasarana, sedikit soal pembinaan keagamaan. Menanggapi itu, Machasin menjawab secara diplomatis bahwa Kementerian Agama hanya memiliki kewenangan pada fungsi keagamaan, soal dukungan operasional itu kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos). Namun begitu, menurutnya, penyuluh Agama Islam bisa menjadi mediator dengan pihak Pemerintah, termasuk Kemensos, untuk pengembangan Lembaga/Yayasan Yatim Piatu.
Kegiatan ini diikuti sejumlah 40 orang peserta dari Pengurus dan Penyuluh Agama Islam yang membina Lembaga/Yayasan Yatim Piatu di wilayah Jawa Barat. Selain Dirjen Bimas Islam, hadir pula sebagai narasumber Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, Pgs. Direktur Penais Hamka, Pejabat Pembuat Komitmen Ditpenais Eddy Mawardi, Kabid Penais dan Zakat-Wakaf Munadi, dan Praktisi Pembinaan Yatim Piatu Agus Kusnandi.(edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



