Surabaya, bimasislam— Dalam kesempatan Monitoring dan Evaluasi Penerangan Agama Islam ke Surabaya beberapa hari lalu, bimasislam berkesempatan anjang sana ke Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Bertemu Kabid Penais, Zakat dan Wakaf, Moch. Fachrurrozi, hari Rabu (23/12) kemarin di ruangannya, terungkap bahwa beberapa hari sebelumnya dia melakukan seleksi para Hafizh/Hafizhah di beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Saat ditanya dalam kaitan program apa, lelaki yang murah senyum ini menjelaskan bahwa itu bagian dari Program Keagamaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk tahun 2015 ini, dianggarkan untuk 500 orang Hafizh-Hafizhah mendapatkan insentif sebesar Rp. 300.000/bulan. Tahun depan akan ditargetkan sebanyak 2000 Huffazh, ungkap Fachrurrozi.
Program yang awalnya diinisiasi oleh Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf, ini merupakan yang pertama untuk para Hafizh-Hafizhah. Kepedulian Pemprov Jatim di bidang keagamaan dengan program ini semakin bertambah setelah sebelumnya juga memberikan insentif kepada Guru-guru Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren se-Jawa Timur. Motivasi sebenarnya tidak lain untuk menyapa dan menghargai orang-orang potensial seperti mereka, urainya meneruskan bahasa salah seorang Pejabat Pemprov Jatim saat memberikan sambutan peluncuran program tersebut.
Sebagai Pejabat Eselon 3 di Kanwil Kemenag Provinsi, pihaknya sangat senang dan mendukung sepenuhnya program ini. Lahan ini memang menjadi bagian dari Tugas dan Fungsi Kementerian Agama, tapi sangat baik bila ada pihak lain yang mendukungnya, apalagi bila diakui bahwa kita sendiri belum maksimal melakukannya, ujar pria yang bertempat tinggal di Kabupaten Jember ini. (Edijun)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



