Samarida, bimasislam-- Langkah penting yang dilakukan oleh Ditjen Bimas Islam dalam mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (SIMBI) telah memasuki trend baru, yaitu mengadakan Bimbingan Teknis terhadap aplikasi-aplikasi SIMBI di provinsi-provinsi seluruh tanah air, yaitu SIMKAH, SIMAS, dan Bimas Islam Dalam Angka (BIDA). Pada tanggal 10-12 April ini diadakan di provinsi Kalimantan Timur dengan menghadirkan nara sumber lokal dan Ditjen Bimas Islam yang diselenggarakan di hotel Horison, Samarinda (11/4).
Hadir sebagai peserta adalah perwakilan dari Bimas Kanwil, Bimas Kemenag Kabupaten/Kota dan operator SIMBI di KUA. Sementara nara sumber yang hadir, yaitu Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, Kabid Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, Kasubag Data dan Istem Informasi Ditjen Bimas Islam, Dr. Thobib Al-Asyhar, M. Si, trainer SIMBI Ditjen Bimas Islam, Sandhi Satriya, S. Kom, Hastomo Aji, M. Si.
Dalam pengamatan bimasislam, peserta nampak sekali antusiasme tinggi dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh nara sumber. Kasubbag Data dan Sistem Informasi, menyatakan bahwa perkembangan teknologi harus menjadi momentum bagi Bimas Islam, khususnya KUA, untuk meningkatkan kualitas layanan publik berbasis IT. "Perkembangan IT yang sangat dahsyat ibarat rumah besar yang tiak ada atap, pintu, bahkan dindingnya, sehingga apa saja bisa masuk rumah tersebut dan merusak penghuninya. Oleh karena itu, sebagai penghuni rumah itu harus bisa memanfaatkan semua kemungkinan agar rumah itu tetap bermanfaat dan tidak menjadikan kita korbannya", ungkap pengajar PPs Universitas Indnesia ini dengan mengajukan qiyas.
Berdasarkan wawancara singkat bimasislam dengan salah seorang peserta, pengembangan SIMBI, khususnya SMKAH di Kaltim baru satu tempat, yaitu KUA Kota Balikpapan. Dengan adanya pelatihan ini yang diikuti oleh peserta dar KUA menjadi momentum bersama mengembankan SIMBI, khususnya SIMKAH di seluruh wilayah Kalimantan Timur.(tom/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



