Jakarta, bimasislam— Pengamat komunikasi media, Gun Gun Heryanto mengatakan saat ini masih banyak perbincangan tentang Kementerian Agama yang cukup ‘liar’di masyarakat, terutama di media, baik media sosial maupun media arus utama. Kementerian Agama perlu melakukan klarifikasi atas isu yang kurangbaik itu, salah satunya melaluipendekatan media. Hal tersebut dikatakan Gun Gun saat menjaid narasumber dalam Kegiatan Image Building Bimas Islam melalui Media di Jakarta, Jumat (26/06).
“Bantahan(terhadap isu miring)kurang solid sehingga habis sudah. Saya tahu, banyak orang di Kemenag ini sudah bekerja profesional, tetapi tidak munculke permukaan.Yang muncul adalah stereotype pelayanan pemerintahtidak profesional, di banyak instansi kerap terjadi seperti itu. Ditambahdengan kurangnyawell informedkepada pubik, kurang peduli, dan sebagainya,” Demikian Gun Gun.
Dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta itu, mengatakan pemerintah perlu meng-handle komunikasi media, terutama media online ketika berbicara Image Building.
“Media online dan media sosial memang merupakan ruang konflik, banyak instansi dan badan publik diisukan macam-macam namun counter-nya sangat kurang. Pemerintah perlu memahami tipologi pengguna jenis media baru ini” ujarnya.
Menurut Gun Gun, ada sebagian pengguna internet yang sangat propagandis. Kelompok ini kerap memberi label negatif sebagai bagian dari propaganda terhadap badan publik atau instansi pemerintah. “Perlu ada manajemen yang bagus menghadapi tipe-tipe pengguna internet. Kalau tidak ada manajemen yang bagus maka akan terjadi clash. Sekalipun begitu, saya melihat porsi terbesar Image Building adalah, citra dan reputasi, public information roles, pendekatan public relation dan kinerja pelayanan.” Ujarnya kepada 50 peserta kegiatan. (sk/foto:ilustrasi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



