Pangandaran, bimasislam—Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kembali menggelar Seleksi Tilawatil Qurán (STQ) Tk. Kabupaten yang ke-2 tahun 2017. Mengambil lokasi di Kecamatan Parigi, STQ akan dihelat dari tanggal 2 s.d 3 Maret 2017. Sebanyak 92 peserta akan meramaikan perhelatan dua tahunan ini.
Dihubungi bimasislam, Kasi Bimas Islam Pangandaran, Nana Supriatna, sebagai penanggung jawab menyampaikan, STQ Tk. Kabupaten Pangandaran tahun 2017 merupakan wujud nyata syiar Islam di tatar Pangandaran. STQ bagi masyarakat Pangandaran adalah wujud cinta dan bangga terhadap al-Quran di tengah arus wisata yang mendunia di pangandaran.
“Kepedulian yangtinggi pemerintah terhadap syiar diaplikasikan lewat media STQ sebagai evaluasi dan penyadaran umat terhadap al-Quran,”tuturnya.
Sebagai daerah otonom baru, Kabupaten Pangandaran dikaruniakan potensi alam yang cukup indah sebagai destinasi pariwisata. Sebagai destinasi pariwisata, masyarakat Pangandaran ingin memperkuat pondasi sebagai ideologi dan keyakinan pembangunan pangandaraan ke depan. Umat Islam tidak ingin kalah "start" menancapkan ideologi sosial di tengah pengaruh kapitalisasi, hedonisasi, permisivness dan lain-lain di pangandaran.
“Karena sekarang pangandaran menjadi daerah "terbuka" yang inklusif menerima kedatangan siapapun,”ungkapnya.
Syiar Islam al-Qur’an dan kegiatan keagamaan lainnya menjadi jaring pengaman mansyarakat. Sebagai daerah dengan tradisi keislaman yang telah mengakar, nilai-nilai lokal memiliki peran dalam menjaga tata kehidupan bermasyarakat di Pangandaran. Karena itulah, perhelatan STQ II mendapat dukungan luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
“Alhamdulillah kerjasama dan kepedulian Pemda sangat tinggi. Kami senantiasa berkoordinasi untuk penguatan nilai-nilai keagamaan,” pungkasnya.
Rangkaian pelaksanaan STQ dimulai dengan Pelantikan Dewan hakim oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran. Rencananya STQ akan dibuka langsung oleh Bupati Pangandaran, Kamis (2/3). Berbagai persiapan telah selesai, diantaranya Media Center dan perangkat musabaqah.
(jajazarkasyi/nana/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



