Nusa Dua, bimasislam— Menteri Agama dari empat negara serumpun yang tergabung dalam negara-negara anggota MABIMS, yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura mengeluarkan pernyataan sikap terkait fenomena maraknya paham radikalisme yang mengatasnamakan agama. Pernyataan sikap itu dikeluarkan dalam Pertemuan Tahunan Tidak Resmi Negara Anggota MABIMS yang digelar Rabu (3/12), di Nusa Dua, Bali.
Dikatakan Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin (LHS), bahwa paham radikalisme berbaju agama adalah paham keagamaan yang semestinya tidak dikembangkan sekalipun membawa nama agama. Menurut alumni Pondok Pesantren Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, itu radikalisme agama pada hakikatnyaberlawanan dengan esensi agama Islam dan bertolak belakang dengan terminologi jihad sebagaimana yang seharusnya dipahami.
Pernyataan sikap terkait fenomena radikalisme agama sebagaimana dibacakan oleh Lukman Hakim Saifudin adalah sebagai berikut:
(1) Menolak penggunaan terminologi “jihad” untuk kepentingan ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme; (2) Menolak segala bentuk ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme yang mengatasnamakan Islam; (3) Mengutuk segala bentuk kejahatan kemanusiaan atas nama Islam yang berakibat pada hilangnya nyawa, cacat fisik, trauma psikis, dan pemiskinan secara ekonomi;
(4) Menolak penggunaan cara-cara kelompok ekstrimis, radikalis, dan teroris untuk menanggulangi kasus ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme; (5) Menghimbau kepada setiap orang, terutama kalangan generasi muda, untuk tidak bergabung dengan gerakan ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme yang mengatasnamakan Islam; (6) Menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk turut serta mewaspadai segala bentuk kegiatan yang mengarah kepada aksi ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme.
Adapun berkaitan dengan situasi sosial politik yang sedang terjadi di Negara-negara Islam, seperti di Suriah, Yaman, Palestina dan sebagainya, empat negara MABIMS menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam. Seluruh pimpinan delegasi MABIMS juga memanjatkan doa agar konflik yang tersebut dapat diakhiri sesegera mungkin. (ska/foto: bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



