Jakarta, bimasislam— Saat menyampaikan arahan pada pelantikan Pejabat Eselon I dan II hari ini, Rabu (2/8), di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menitipkan pesan khusus kepada para Direktur Jenderal (Dirjen) yang baru dilantik.
Dalam kesempatan itu, Menag berpesan agar Dirjen memberi perhatian lebih terhadap penanaman nilai keimanan dan ketakwaan, serta memperdalam literasi hubungan agama dan kebangsaan. Dikatakannya, saat ini terjadi penurunan budaya kejujuran, budaya malu, persaudaraan dan gotong royong.
“Melunturnya budaya kejujuran, budaya malu, persaudaraan, dan gotong royong dewasa ini, merupakan tantangan bagi pegiat dakwah dan penyuluh agama,” pesannya.
Menag menambahkan, bahwa tantangan kerja Kementerian Agama ke depan akan semakin kompleks karena tidak hanya bekutat pada pelayanan terhadap masyarakat, tetapi harus memperhatikan dinamika sosial yang berdampak pada kehidupan umat beragama.
Dalam kesempatan yang sama, Menag juga mengingatkan kepada para pejabat yang baru dilantik bahwa tidak ada jabatan yang abadi. Hal paling penting bagi seorang pejabat adalah memberikan yang terbaik untuk umat dan bangsa.
“Tidak ada jabatan yang abadi, berikanlah yang terbaik untuk umat dan bangsa. Pejabat yang baik akan dirindukan setelah mengakhiri jabatannya,” ujarnya.
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



