Bengkulu, bimasislam —“Potensi ekonomi produk halal Bengkulu masih belum digali”, hal ini diulas oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Pradiyan pada acara Pemasyarakatan Gerakan Masyarakat Sadar Halal di aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu beberapa waktu yang lalu. Dalam hal ini pemerintah daerah mengupayakan agar dapat mengangkat keunggulan produk daerah.
“Dalam menyikapi pasar bebas ASEAN, sudah seharusnya kita mengedepankan keunggulan produk daerah ”, terang Pradiyan. Produk-produk asal Indonesia sesungguhnya mempunyai banyak keunggulan, diantaranya unik dan beragam. Ini menjadi salah satu keunggulan yang belum tentu dimiliki oleh produk asing. Untuk itu perlu upaya dari Pemerintah dan swasta mendorong tumbuhnya industri-industri produk dimaksud.
Laki-laki urang awak ini menyampaikan bahwa potensi usaha industri rumah tangga di Bengkulu sangatlah besar. Apalagi terkait perdagangan produk halal menjadi urusan sebagian besar masyarakat Bengkulu. “Bengkulu dengan mayoritas muslim, seharusnya swasta mampu membaca peluang ini”, sambung laki-laki yang berpendidikan sarjana hukum. Sebetulnya Bengkulu memiliki peluang besar untuk meningkatkan perekonomiannya.
“Tugas kita bagaimana mencermati dan berperan dalam memajukan produk halal”, tegas Pradiyan. Produk makanan dan yang lainnya harus memenuhi aspek halal. Memenuhi kriteria produk harus halal dan baik, artinya halal dan thayyib adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Bengkulu dengan beberapa produk unggulan dapat dikembangkan untuk industri UKM. Karakteristik daerah yang khas dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Bengkulu. Untuk itu UKM mendorong agar para pelaku usaha mikro dan kecil memanfaatkan kesempatan ini. Namun persoalan lain yang saat ini cukup banyak adalah penggunaan bahan-bahan berbahaya yang masih digunakan untuk makanan. Dalam hal ini perlu peran semua pihak, baik BPOM, Perdagangan, ulama maupun tokoh masyarakat.
(lady/bimasislam).
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



