Cianjur, bimasislam—Sebagai salah satu tindak lanjut dari Sinkrinisasi Program dan Anggaran Tingkat Pusat dan Daerah tahun 2013, Bimas Islam telah mencanangkan program pengembangan Sistem Informasi Manajemen Bimas Islam (SIMBI) di 33 Provinsi. Salah satu provinsi yang telah melaksanakan program tersebut adalah Kemenag Provinsi Jawa Barat di Hotel Sangga Buana, Cianjur (19/3).
Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk meningkatakan kesadaran dan pengetahuan bagi pelaksana teknis SIMBI di Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat. “Peserta yang hadir di sini adalah para pelaksana teknis yang semuanya telah memiliki pengalaman bidang IT, sehingga diharapkan program SIMBI yang dicanangkan oleh Ditjen Bimas Islam Pusat dapat diserap dan dilaksanakan di Daerah. Selama ini, kami sering mendapat informasi adanya aplikasi-aplikasi seperti SIMKAH, SIMAS, SIWAK, dan BIDA, namun di daerah belum berjalan. Dengan adanya kegiatan ini yang menghadirkan nara sumber dari Pusat diharapkan dapat transfer knowledge aplikasi Bimas Islam”, ujar Kasie Produk Halal, Pembinaan Syariah, dan Sistem Informasi Urais.
Hadir sebagai nara sumber dari Ditjen Bimas Islam, Dr. Thobib Al-Asyhar, M. Si., yang menyampaikan materi tentang Pelayanan Publik Berbasis SIMBI. Untuk Bimbingan Teknis Aplikasi SIMKAH disampaikan oleh Sandhi Satriya, Aplikasi SIMAS oleh Fakhri, SE, Aplikasi Bimas Islam Dalam Angka (BIDA) disampaikan oleh Hastomo Aji, M. Si.
Dalam pantauan bimasislam, peserta rata-rata belum mengenal aplikasi SIMBI, hanya beberapa yang sudah mengenal SIMKAH. Namun, dengan adanya kegiatan ini mereka sangat antusias dalam rangka untuk meningkatkan kinerja pendataan yang selama ini menjadi masalah. (bieb/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



