Kendari, Bimas Islam -- Sebanyak 31 unit kendaraan dengan berbagai jenis dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Armada tersebut disiapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas peserta, dewan hakim, panitia, serta tamu undangan selama kegiatan berlangsung.
Ketua Bidang Transportasi STQH Sultra, Zaini Anton Riyadi, mengatakan bahwa pengelolaan transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan kegiatan dua tahunan ini. “Penambahan kendaraan akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi lapangan,” ujarnya di Kendari, Minggu (12/10/2025).
Anton menjelaskan, di Arena Utama STQH dikerahkan sebanyak lima unit mobil untuk mendukung operasional panitia dan tamu penting. Sementara itu, di BPMP Lepo-Lepo disiagakan dua unit mobil, terdiri atas satu unit Toyota Hiace yang mampu menampung hingga 16 orang, dan satu unit Toyota Rush dengan kapasitas tiga orang.
Di lokasi perlombaan lainnya, yaitu IAIN Kendari, disiapkan dua unit kendaraan yang difungsikan untuk mobilitas panitia dan peserta. Begitu pula di Inspektorat Sultra dan Kanwil Kementerian Agama Sultra, masing-masing disediakan dua unit mobil untuk menunjang kegiatan.
Sementara di Dinas Pendidikan Provinsi Sultra, dikerahkan dua unit kendaraan, salah satunya berjenis bus dengan kapasitas 20 orang. Selain itu, satu unit kendaraan juga disiapkan bagi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Hakim, serta satu unit lainnya untuk Sekretaris dan Wakil Sekretaris Dewan Hakim.
Dukungan kendaraan juga diberikan untuk unsur Dewan Pengawas, masing-masing satu unit untuk Ketua dan dua unit untuk anggota. Sekretariat STQH memperoleh satu unit kendaraan, bidang Musabaqah dua unit, e-Maqra’ satu unit, Humas dan HDI dua unit, serta Akomodasi dan Konsumsi satu unit.
Selain itu, bidang Transportasi memperoleh tambahan dua unit kendaraan, sementara tim Pameran dan Bazaar masing-masing satu unit. Tidak ketinggalan, satu unit kendaraan juga disediakan bagi tim kesehatan yang bertugas selama kegiatan berlangsung.
Anton menambahkan, penyediaan armada transportasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sultra, DPRD, dan Kanwil Kemenag Sultra. Mereka menyiapkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari Hiace, minibus, hingga bus besar.
“Dukungan armada transportasi yang memadai, pengaturan lalu lintas, dan bantuan personel lapangan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan kegiatan ini berjalan tertib dan lancar,” kata Anton.
Selain armada kendaraan, Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra juga menurunkan sebanyak 40 personel untuk membantu pengaturan lalu lintas di sekitar arena kegiatan. Personel tersebut bertugas mencegah kemacetan dan memastikan kelancaran mobilitas peserta, dewan hakim, panitia pusat dan daerah, serta tamu VIP.
Anton menegaskan, dukungan dan layanan transportasi yang maksimal menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan kesuksesan penyelenggaraan STQH Nasional XXVIII di Sultra. “Kami berupaya menghadirkan layanan terbaik agar seluruh kegiatan berjalan tanpa hambatan,” pungkasnya.
Wcp/Mr



