Jakarta, bimasislam—Sebagai salah satu mekanisme penyelesaian temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan keuangan Bimas Islam, Ditjen Bimas Islam, cq. Bagian Ortala Sekretariat Ditjen Bimas Islam menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) yang dilaksanakan di hotel Aryaduta, Jakarta yang berlangsung 25-27 Juni (27/6).
Dalam pengarahannya, Pgs. Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. H. Abdul Djamil, MA mengatakan bahwa dalam melaksanakan program dan pengelolaan anggaran harus memperhatikan empat pilar sukses, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pemeriksaan. “Dalam banyak kesempatan saya selalu tekankan hal ini sebagai pengingat atau penekanan agar kita dapat mencapai target yang maksimal dengan baik”, tegas Djamil yang beberapa waktu lalu dilantik sebagai Dirjen PHU.
Djamil juga menyinggung bahwa penerapan Sistem Pengendalian Internal Pemerintahan (SPIP) harus benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik. “Untuk menjaga performa atau kinerja kita dengan baik, maka controling system harus top-down. Pimpinan harus hadir dalam setiap pengambilan kebijakan agar seluruh pengelolaan anggran dan program dapat dikontrol dengan baik”, tegasnya.
Sehingga, imbuhnya, sosialisasi SPIP harus terus dilakukan dan menjadi budaya kerja demi perbaikan kinerja.
Pantauan bimasislam saat materi Irjen Kemenag, M. Jasin, muncul berbagai pertanyaan terkait dengan pengelolaan anggaran termasuk cara-cara penyelesaiannya. Ada peserta yang menyampaikan bahwa kondisi Kemenag seperti sekarang ini, yang sangat memprihatinkan, karena Menteri Agama yang diangkat berasal dari partai politik. Namun Jasin menanggapi bahwa hal tersebut harusnya tidak menjadi alasan karena semua terpulang dari orangnya.
Hasil dari Rakor ini berupa pemutakhiran data temuan yang akan dilakukan oleh 10 auditor dari Itjen.
Hadir sebagai peserta adalah para Kabid dan Kasubag Ortala seluruh Indonesia dan pejabat di lingkungan Ditjen Bimas Islam. Total seluruh peserta sebanyak 139 orang. Sedangkan Nara sumber hadir diantaranya Pgs. Dirjen Bimas Islam, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Irjen Kemenag, perwakilan BPK, BPKP, dan Sekretaris Jenderal Kemenag RI. (bieb/foto:lensaindonesia)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



