Bandung, bimasislam-- Menteri Agama Suryadharma Ali dalam Sambutannya saat Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag hari Jumat (7/2) menekankan pentingnya Reformasi Birokrasi di Kementerian Agama. Dalam hal ini, SDA menyadari bahwa perkembangannya tidak secepat yang dibayangkan. “Sejak awal kebijakan reformasi dimulai, saya sudah bergegas agar Kemenag menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk pelaksanaan Reformasi Birokrasi itu. Namun dalam kenyataannya tidak berjalan sebagaimana yang saya bayangkan sebelumnya”, ujarnya
Yang harus disadari, ungkap Ketua Umum PPP ini, dalam proses Reformasi Birokrasi yang dibutuhkan adalah kesadaran untuk memberikan kontribusi kepada institusinya, bukan hanya disiplin kehadiran pegawai dan disiplin dalam melakukan Good Governance. Karena bagaimanapun, menurutnya, percepatan kemajuan organisasi tergantung pada orang-orang yang ada di dalamnya. Namun satu hal, ungkap SDA, upaya apapun yang kita lakukan dalam menghadapi berbagai persoalan Kemenag, kita harus bahu-membahu bekerjasama melaksanakannya.
Di depan para peserta Rakernas yang memadati Krakatau Convention Hall Hotel Horison Bandung, Menag merasa khawatir bila tidak dibenahi kredibilitas Kemenag, ke depan umat akan menurun.
Senada dengan Menag, Sekjen Kemenag, Bahrul Hayat, dalam kesempatan berbeda saat menyampaikan materi tentang perkembangan kinerja Kemenag selama 2013 menegaskan, “Segala ketentuan dan kebijakan untuk mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi sudah dipenuhi dan disosialisasikan secara internal di lingkungan Kemenag. Tinggal dipelajari dan diimplementasikan pada unit masing-masing di pusat maupun di daerah”, ujar Bahrul di depan semua Eselon1 dan Eselon 2 Kemenag se-Indonesia.
Begitu pula Ketua Panitia Muharram Marzuki, dalam laporannya juga menjelaskan bahwa Rakernas yang diadakan dari tanggal 6-9 Februari ini arah substansinya untuk menguatkan pelaksanaan reformasi birokrasi dan menyiapkan implementasi remunerasi di lingkungan Kemenag. (edijun/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



