Depok, bimasislam-- Workshop fotografi jamak kita temukan di komunitas-komunitas pencinta lukisan yang dihasilkan dari cahaya (fotografi), juga sering kita jumpai pada kampus-kampus yang memang memiliki jurusan fotografi. Namun, kali ini Kementerian Agama, melalui Direktorat Pendidikan Islam, menginisiasi sebuah workshop fotografi untuk pegawai, hal ini pun tidak disia-siakan oleh reporter bimasislam saatdiberi kesempatam ambil bagian.
Dalam rangka mengenal lebih jauh dan meningkatkan kualitas dokumentasi kegiatan kenegaraan, workshop ini dianggap menjadi sebuah kesempatan yang sangat baik, tanpa ada pelatihan khusus seorang fotografer tidak akan menghasilkan hasil maksimal.
“kita harus mengetahui cara memakai kamera,juga aturan main memotret baik untuk kenegaraan, instansi, upacara, entertainment, dan budaya, dan pelatihan seperti ini baik untuk menambah wawasan” terang Abdul Malik MSN, fasilitator workshop, Fotografer yang sering mendapatkan penghargaan atas karyanya di beberapa media.
Malik menambahkan, kegiatan atau proses menghasilkan suatu seni gambar dengan cahaya dan alat yang disebut kamera dengan maksud dan tujuan tertentu dibutuhkan keahlian khusus, hal tersebut dikarenakan banyak dokumentasi (foto) kurang memberi arti dan minim nilai artistik.
Peserta terlihat antusias selama mengikuti workshop, materi yang disampaikan oleh para fasilitator pun sangat beragam seperti mengenal diafragma, cara mencari angel, manajemen fotografi media, memahami varian lay-out dan photo composition.
Menariknya, workshop ini tidak hanya diisi dengan penyampaian materi dan pertukaran pikiran saja. Hunting obyek foto out door bersama sukses menjadi menu favorit workshop yang sedikit langka ini, sebuah kawasan sekitar Margonda City dengan panorama yang menakjubkan menjadi lokasi praktek lapangan.
Hastomo Aji, salah satu peserta utusan bimasislam mengungkapkan, dirinya sangat senang diberi kesempatan mengikuti workshop fotografi, diakuinya selama ini dalam menggunakan kamera tidak terlalu memmerhatikan tatacara yang benar.
“sangat menarik, ternyata dunia fotografi itu luas, workshop semacam ini manfaatnya banyak sekali”, ujar pemuda yang biasa disapa Tomo.
Sebetulnya, beberapa waktu lalu, Ditjen Bimas Islam pernah menyelenggarakan acaraserupa,peningkatan kualitas pengelola website, salah satu materinya adalah tentang fotografi. Namun, tetap saja, pelatihan semacam ini masih perlu untuk ditingkatkan.
Acara ini diikuti oleh 50 perserta, utusan dari berbagai unit kerja eselon satu dan dua di bawah Kementerian Agama, diadakan selama tiga hari, 21-23 November 2014 di Hotel Bumi Wiyata, Depok Jawa Barat. (syamsuddin/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



