Jakarta, bimasislam— Dirjen Bimas Islam, Machasin, sangat serius dalam memperbaiki kualitas layanan Bimas Islam kepada masyarakat, terlebih pada kualitas layanan Kantor Urusan Agama (KUA). Satu hari, Mantan Kabalitbang Kemenag itu pernah melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke salah satu KUA di daerah Jakarta Timur. Saat itu Dirjen sengaja memarkirkan kendaraannya di lokasi yang jauh dari KUA sebab tak ingin kedatangannya disadari oleh para pegawai di kantor layanan Kemenag tingkat kecamatan itu.
Sementara itu, pegawai KUA juga tidak mengenal bahwa yang datang ke kantor mereka adalah Dirjen Bimas Islam. Guru Besar UIN Sunan Kalijaga ini memperhatikan dengan seksama kondisi KUA, melihat fasilitas serta sarana prasarana yang ada, serta mengevaluasi kekurangan yang perlu diperbaiki.
Setelah sejumlah pegawai KUA yang terheran-heran menanyakan identitasnya, barulah diketahui bahwa yang baru saja memeriksa kondisi KUA adalah orang nomor satu di lingkungan Bimas Islam, yakni seorang Direktur Jenderal.
Cerita blusukan Dirjen Bimas Islam itu disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, saat membuka Kegiatan Evaluasi Laporan Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji melalui Pembiayaan SBSN Tahun 2015 Triwulan II, di Wisma Aceh, Jakarta, Senin, (24/08).
Amin menceritakan kisah itu sebagai motivasi kepada seluruh peserta agar bersemangat di dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat, serta menjunjung tinggi lima budaya kerja kementerian agama, yaitu Integritas, Profesional, Inovasi, Tanggungjawab, dan Keteladanan. (ska/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



