Bandung, Bimas Islam— Suasana Sakinah Family Run 5K di kawasan GOR Saparua, Kota Bandung, Minggu (23/11/2025), berlangsung meriah. Ribuan warga mengikuti kegiatan lari keluarga tersebut, sekaligus menikmati berbagai aktivitas pendukung seperti bazar UMKM yang menambah semarak acara.
Sebanyak 10 booth UMKM dari berbagai lembaga turut meramaikan kegiatan ini. Di antaranya hadir Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) dan Al Hilal LAZISWAF yang menampilkan beragam produk unggulan. Partisipasi pelaku UMKM memberikan nuansa berbeda bagi peserta yang datang dari berbagai daerah.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, lembaga zakat, dan pelaku UMKM.
“Kita ingin mempertemukan lembaga zakat, UMKM, dan masyarakat. Tujuannya adalah membumikan zakat dan wakaf sebagai kekuatan sosial-ekonomi yang nyata, bukan hanya konsep. Kami ingin masyarakat melihat langsung kiprah lembaga-lembaga ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kehadiran lembaga zakat dan UMKM dalam kegiatan publik seperti Sakinah Family Run merupakan bagian dari strategi penguatan ekonomi masyarakat. Bazar UMKM dinilai efektif sebagai sarana promosi sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada peserta.
Salah satu pelaku UMKM, Ibu Yuyun dari Laz Al Hilal Bandung, mengaku merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Ia menjual berbagai jajanan seperti bakso bakar, risol mayo, dan aneka camilan lainnya. “Alhamdulillah ini pengalaman pertama, dan pengunjungnya lumayan ramai. Banyak yang penasaran dan mencoba produk kami,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Ditjen Bimas Islam berharap keterlibatan UMKM dan lembaga zakat dapat semakin meluas pada berbagai kegiatan berikutnya. Sinergi antara gerakan sosial, penguatan ekonomi, dan edukasi masyarakat dinilai menjadi kunci bagi terwujudnya keluarga sakinah yang berdaya, mandiri, dan berketahanan ekonomi.
Msk/Mr



