Bandung, Bimas Islam — Kegiatan Sakinah Family Run 5K tidak hanya menyajikan olahraga dan hiburan keluarga, tetapi juga menghadirkan layanan konsultasi untuk memperkuat ketahanan keluarga. Acara yang berlangsung di GOR Saparua, Bandung, Minggu (23/11/2025) ini menjadi wadah edukasi sekaligus pendampingan bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang harmonis dan sakinah.
Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto, menjelaskan, Ditjen Bimas Islam membuka sejumlah booth khusus layanan keluarga selama kegiatan berlangsung.
“Pada Sakinah Family Run 5K di Bandung, kami menyiapkan beberapa instruktur dan fasilitator untuk memberikan konsultasi langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa layanan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam menekan angka perceraian melalui pendampingan dan edukasi berkelanjutan. “Kami mendorong terciptanya komunikasi yang lebih sehat serta mediasi yang konstruktif sebagai bagian dari ketahanan keluarga,” jelasnya.
Booth konsultasi tersebut menyediakan berbagai layanan terkait persoalan keluarga, mulai dari ekonomi, pola komunikasi, pengasuhan anak, hingga perencanaan kehidupan rumah tangga. Masyarakat yang hadir tampak antusias berdiskusi dengan para fasilitator untuk memperoleh solusi maupun sudut pandang baru atas persoalan yang mereka hadapi.
Salah satu pasangan, Dwi Sulistiawati dan Majid, mengaku mendapat manfaat dari layanan yang diberikan. “Kami jadi tahu harus mulai dari mana dan bagaimana membangun komunikasi yang lebih baik,” ungkap mereka.
Pasangan tersebut menerima pendampingan terkait dinamika rumah tangga, terutama dalam aspek ekonomi dan pengambilan keputusan.
Melalui kegiatan ini, Kemenag berharap, edukasi keluarga dapat tersampaikan dengan cara yang lebih ringan dan mudah dijangkau. Kegiatan Fun Run dinilai efektif untuk menghadirkan layanan bermanfaat serta menguatkan komitmen masyarakat menuju keluarga Indonesia yang lebih sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Msk/Mr



