Pasuruan, Bimas Islam — Masjid Muhammad Cheng Hoo Pasuruan mempersiapkan area dalam dan luar masjid untuk pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H pada 21 Maret 2026. Penataan dilakukan guna memastikan ibadah berlangsung tertib, nyaman, dan aman, sekaligus mendukung program Masjid Ramah Pemudik di jalur Surabaya–Malang.
Pengurus menyiapkan kapasitas tampung yang memadai. Area dalam masjid dapat menampung sekitar 1.500 jamaah, sedangkan area luar sekitar 700 jamaah tambahan. Pembagian lokasi juga diatur untuk menjaga kenyamanan ibadah.
“Area dalam masjid dikhususkan bagi jamaah laki-laki, sedangkan jamaah perempuan diarahkan ke area luar agar pengaturan saf lebih tertib,” ujar Mujib, pengurus DKM bidang kebersihan dan lingkungan, Selasa (24/3/2026).
Selain itu, pengelola menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Fasilitas ini ditujukan bagi jamaah lokal maupun pemudik yang singgah.
“Masjid memiliki kapasitas parkir yang besar dan mampu menampung ribuan kendaraan di beberapa titik yang telah disediakan,” kata Mujib.
Penataan area luar difokuskan pada kebersihan, kerapian, serta akses keluar-masuk jamaah. Langkah ini diharapkan memperlancar arus kedatangan dan kepulangan, terutama saat jumlah jamaah meningkat pada hari raya.
Pelaksanaan salat Idulfitri di Masjid Muhammad Cheng Hoo terbuka untuk umum. Pengurus mempersilakan masyarakat dan pemudik untuk beribadah maupun beristirahat.
“Kami ingin masjid ini menjadi tempat ibadah yang nyaman dan terbuka bagi para musafir,” ujar Mujib.
Dengan kapasitas besar dan fasilitas memadai, Masjid Muhammad Cheng Hoo di Pandaan diharapkan menjadi salah satu tujuan masyarakat dan pemudik untuk melaksanakan salat Idulfitri secara aman, tertib, dan khusyuk.
Zs/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



