Jakarta, bimasislam— Abdurrahim, santri Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz, Yogyakarta, berhasil meraih gelar juara pertama pada kategori Hifzhil Qur’an dalam “Musabaqah Hafalan al-Quran dan Hadits Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional VII”. Remaja asli Bantul, Yogyakarta, itu terpilih sebagai juara dalam perhelatan tahunan yang digelar atas kerjasama Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan Kedutaan Arab Saudi di Indonesia. Abdurrahim sukses mengalahkan 119 peserta lain dari seluruh Indonesia dalam perlombaan yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Maret 2015 di Hotel Balairung, Jakarta Pusat.
Ketika ditemui bimasislam, Rabu (11/03)santri berusia 18 tahun itu mengatakan bahwa kebulatan niat menjadi faktor utama bagi siapapun yang ingin menghafalkan Kitab Suci al-Quran. Mengenai waktu khusus untuk menghafal, dikatakan Abdurrahim, hal tersebut sangat kondisional, tidak terikat waktu-waktu tertentu sekalipun ia suka menghafal al-Quran pada waktu sebelum Shubuh.
Remaja yang menolak dipanggil ustadz itu mengatakan bahwa tidak ada waktu terlambat untuk menghafal al-Quran. “Ada pepatah mengatakan bahwa belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar sesudah dewasa bagaikan mengukir di atas air. Ini pepatah yang benar, tetapi kita harus yakini tidak ada kata terlambat untuk mulai menghafal al-Quran,” jelasnya. Pria yang sudah hafal 30 Juz al-Qur’an saat berusia 13 tahun ini berpesan agar umat Islam selalu mendekatkan diri keada Allah dan tidak melupakan al-Qur’an.
Atas kemenangannya, Abdurrahim berhak mendapatkan hadiah berupa uang sebesar 16000 riyal atau setara dengan 48juta rupiah. Ia juga akan menjadi wakil Indonesia dalam perhelatan yang sama di tingkat ASEAN dan Pasifik melawan 114 peserta dari 18 negara pada tanggal 22 sampai 26 Maret 2015 di Masjid Istiqlal, Jakarta. (sigit, foto: bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



