Jakarta, bimasislam—Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi menetapkan Ketua Umum PP Muhammadiyyah, Prof. Dr. H. Din Syamsuddin sebagai ketua umum baru. Pria kelahiran Sumbawa, 31 Agustus 1958 ini menggantikan KH. Sahal Mahfudz yang tutup usia pada Jumat 24 Januari 2014. Keputusan penggantian ini ditetapkan pada Rapat Pimpinan MUI yang diselenggarakan pada hari Selasa (18/02).
Sebelumnya, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum, sesuai dengan AD/ART MUI maka pasca wafatnya ketua umum, yang menggantikan adalah wakil ketua umum. Penerima penghargaan Ambassador for Peace ini akan menjabat sebagai Ketua Umum MUI hingga 2015.
Penelusuran bimasislam atas posisi Dis Syamsuddin sebagai Ketua Umum MUI, masyarakat berharap semoga MUI dapat menjadi motor pembinaan umat, sehingga umat Islam semakin maju, dan MUI dapat mengayomi seluruh elemen umat Islam. Syafiq Hasyim, doktor lulusan universitas di Jerman mengatakan “Saya sudah tidak sabar menunggu kontribusi kak Din Syamsudin di tengah dinamika umat Islam, apalagi ini menjelang Pemilu. Tentu dengan naiknya dia sebagai Ketum MUI, dinamika pemikiran dan konstelasi hubungan MUI dengan pemerintah menjadi menarik”, tegasnya.
Selain menetapkan ketua baru, rapat tersebut juga menetapkan wakil ketua umum baru, yaitu KH Ma’ruf Amin. Sebelumnya, ia menjabat Ketua MUI bidang Fatwa dan kini menggantikan Din Syamsuddin.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KH. Sahal Mahfudz wafat pada 24 Januari 2014 pada usia 77 tahun di kediamannya di kompleks pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. Setelah meninggalnya Kyai Sahal, posisi ketua umum MUI sempat mengalami kekosongan. (ska/foto:antara)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



