Jakarta, bimasislam—Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, memiliki akhlak yang mulia, mempunyai jiwa patriotik, taat terhadap hukum dan disiplin. Sebagaimana pratama Dasa Darma Pramuka, yaitu.Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi muaranya. Hal ini disampaikan Siti Nur Azizah dalam ceramah agama acara keputrian di Jambore Nasional Jum’at yang lalu.
“Pencapaian tujuan Pramuka dapat diwujudkan dengan Pramuka yang memahami hakikat berpramuka dan taat dalam melaksanakan ibadah”, papar Azizah. Manusia berperan sebagai khalifah dimuka bumi. Dimana kekhalifahan manusia menuntut adanya interaksi antara manusia dengan sesama manusia dan dengan alam. Dalam hal ini Azizah menegaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Sedangkan seburuk-buruknya manusia, adalah manusia yang membahayakan orang lain.
Kekhalifahan disini bermakna bahwa setiap anggota Pramuka harus mampu mengayomi dan memelihara ciptaan Allah Subhanawata’ala. Pramuka harus memiliki semangat memberi bimbingan dengan semua kebaikan yang dimilikinya. Termasuk kepada alam dan lingkungannya. Pramuka dituntut menghargaiproses-proses yang sedang berlangsungdan terhadap semua proses yang sudah terjadi. Azizah meyakini bahwa jika sikap-sikap diatas dikembangkan oleh Pramuka, maka akan mampu melahirkan Pramuka yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia.
Azizah memandang bahwa para anggota Pramuka bisa menjadikan Pramuka sebagai sarana meningkatkan amal ibadah. Banyaknya kesempatan pengabdian masyarakat di Pramuka, dapat menjadi lahan pahala bagi Pramuka. Kebiasaan saling tolong menolong dan peduli terhadap sesama, merupakan bagian dari ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.
Perempuan berpendidikan Magister Hukum ini, mengajak para peserta agar senantiasa mengamalkan Dasa Darma Pramuka. Pada hakikatnya, Dasa Darma Pramuka membentuk manusia yang bertakwa dan berguna. “Pramuka dalam berkegiatan sehari-hari, jangan sampai meninggalkan shalat”, sambung Azizah.
Shalat menjadi kebutuhan mendasar bagi seorang muslim. Jangan sampai kita memandang shalat itu sebagai beban atau hal yang memberatkan. Azizah berpendapat sudah selayaknya Pramuka berpandangan bahwa shalat adalah aktifitas yang menyenangkan dan kebutuhan dasar bagi mereka. “Shalat merupakan ungkapan kegembiraan hati orang-orang beriman”, Azizah menambahkan.
(lady/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



