Minahasa Selatan, bimasislam— Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama melalui Subdit Kemasjidan tengah melakukan penilaian terhadap Masjid-Masjid Besar di seluruh tanah air. Penilaian terhadap masjid di tingkat kecamatan itu sudah dilakukan mulai dari Aceh hingga Papua. Bimasislam berkesempatan melihat Masjid Al-Mukminun, masjid yang diajukan sebagai nominasi Masjid Besar Teladan Nasional dari Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Pengurus Masjid sangat antusias menerima tim penilai yang tiba di lokasi pada Kamis (6/10). Kedatangan tim Penilai dari Ditjen Bimas Islam Pusat, Thobib Al-Asyhar pun disambut meriah. Selain dengan iringan marching band, Tim Penilai juga disambut dengan Tarian Selamat Datang yang diatraksikan oleh murid-murid madrasah.
Nampak hadir dalam acara penilaian tersebut, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulawesi Utara, Asisten 1 Bupati, Ben Watung, Kepala Kankemenag Sintje A.R.Sual, Ketua MUI Minahasa Selatan, Ishak Ahmad, sejumlah pejabat Kanwil Kemenag dan para tokoh masyarakat.
Masjid yang diwakafkan pada 1965 untuk umat Islam di daerah minoritas Muslim itu kini tengah dalam renovasi. Masjid yang berlokasi di Kelurahan Ranoyapol Lingkungan 10, Kecamatan Amurang itu berdiri di atas tanah seluas 918 meter persegi, dengan luas bangunan 800 meter. Dengan luas sebesar itu, masjid yang telah bersertifikat wakaf itu dapat menampung hingga 2500 jamaah, dengan jamaah tetap sebanyak 200 orang.
Manajemen masjid diatur secara profesional, dengan fasilitas bagi jamaah yang cukup memadai seperti ruang kantor, tempat wudhu dan toilet yang representative, ruang shalat yang nyaman, serta halaman yang cukup luas.
Dari segi arsitektur, masjid ini mengadopsi konsep modern dengan kubah besar di bagian tengah serta sebuah menara. Di bagian dalam nampak empat tiang utama yang berfungsi sebagai soko guru, dan hiasan kaligrafi yang menarik.
Meski berada di daerah minoritas Muslim, warga kecamatan Amurang berharap masjid kebanggan mereka dapat masuk dalam tiga besar Masjid Teladan Tingkat Nasional.
“Kami tidak muluk-muluk untuk mendapat juara satu, tapi kami berharap Masjid al-Mukminun bisa masuk tiga besar.” ujar seorang jamaah.
(sigit/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



