Mataram, bimasislam-- Direktorat Penerangan Agama Islam kembali melakukan pendataan lembaga mitra penerangan Agama Islam. Setelah sebelumnya dilakukan di Provinsi DIY dan Banten, kali ini Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi sasaran selanjutnya. Pendataan kali ini melibatkan tidak kurang dari 116 penyuluh Non-PNS dari 116 kecamatan se Provinsi Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rangkaian pendataan dimulai dengan pembekalan peserta, bertempat di Hotel Jayakarta Pantai Senggigi Lombok Barat, 7-8 Me 2014.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi NTB, Drs.H. Usman menegaskan, ketersediaan data lembaga mitra penerangan agama Islam sangat penting sebagai landasan penyusunan roadmap pembinaan keagamaan. Data-data seperti majelis taklim, guru ngaji, dewan hakim dan lainnya sangat dibutuhkan bagi pengembangan program pembinaan di masyarakat.
“NTB ini dikenal sebagai daerah agamis. Tentu, untuk meningkatkan kualitas keberagamaan ini kita sangat butuh data keagamaan sebagai pijakannya,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Kasubbag TU Dit. Penais, H. Dasma, MM mewakili Direktur Penais menegaskan, pendataan lembaga mitra penerangan agama Islam merupakan program strategis guna mewujudkan ketersediaan data keagamaan sebagai pijakan pengambilan kebijakan arah pembangunan nasional bidang agama. Menurutnya, data lembaga mitra penerangan agama Islam sangat banyak mengingat keberadaannya hingga pelosok desa.
“Secara bertahap kita akan memenuhi kebutuhan data keagamaan. Selanjutnya, data ini akan kami sajikan secara terbuka bagi masyarakat umum melalui Sistem Informasi Manajemen Penais (SIMPENAIS-red) yang terintegrasi dengan website bimasislam,” pungkasnya.
Pendataan lembaga mitra penerangan agama Islam mencakup tidak kurang 17 item, diantaranya data majelis taklim, Penyuluh PNS dan Honorer, guru ngaji tradisional, dewan hakim, qari/qariah, hafidz/hafidzah, ormas Islam, LPTQ, lembaga seni Islam, budayawan muslim, penulis muslim dan radio Islam. Rangkaian pendataan sendiri dijadwalkan selesai dalam waktu 3 bulan ke depan. (kangjeje/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



