Batam, bimasislam—Meski sempat diterjang hujan yang disertai angin kencang, perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXV di Kota Batam tetap berjalan lancar. Hujan deras disertai angin kencang memang sempat menerjang hampir seluruh kota Batam, mulai dari Jalan RE.Martadinata Sekupang, Jalan Gajah Mada Tiban, Top 100 Bengkong, Nagoya, Simpang Orchid Palm Spring, hingga ke Pasar Tanjung Guncang. Pantauan bimasislam, sejumlah pohon terlihat tumbang di beberapa ruas jalan.
Kepala BMKG Batam, Philip Mustamu melalui petugas forecaster-nya mengatakan bahwa kejadian ini termasuk ketegori ekstrem karena angin yag berhembus cukup kencang dengan kecepatan 18-19 knot/jam hingga 30 knot/jam. “itu termasuk kategori ekstrem. Standar hembusan angin di kota Batam adalah 8-9 knot/jam” kata petugas forecaster.
Arena pameran MTQ juga terkena dampak dari badai yang disebut dengan Badai Gusty itu. Namun demikian Kepala Dinas Kebersihan Kota Batam, Sulaiman Nababan segera menyiagakan personel untuk membersihkan jalan dan arena MTQ. Dikatakan Sulaiman, jumlah personel yang dikerahkan di area MTQ mencapai 200 orang. Mereka dengan sigap melakukan pembersihan sehingga perhelatan akbar tersebut tetap berjalan dengan lancar dan sesuai rencana, tak terganggu suatu apapun.
Menurut pantauan bimasislam, masyarakat sangat antusias menghadiri pelaksanaan MTQ ke XXV ini. Ribuan orang nampak berbondong-bondong menuju ke area MTQ dan Pekan Pameran Kreatif Indonesia (PPKI) VIII yang di gelar di Dataran Engku Putri hingga ke pelataran Masjid Raya Batam. Bahkan hingga malam hari, masyarakat nampak memenuhi lapangan di depan panggung utama untuk menyaksikan pagelaran membaca al-Quran terbesar di Indonesia itu bersama keluarga. (ska/foto: bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



