Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, M. Fuad Nasar, menyebut, jumlah Sertifikat Halal yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Hingga pertengahan Mei 2026, jumlah Sertifikat Halal tercatat mencapai 4.002.972 dokumen.
"Total produk yang telah bersertifikat halal saat ini mencapai 13.016.907 produk, ditambah register produk Sertifikat Halal Luar Negeri sebanyak 179 ribuan produk," ujar Fuad di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, data tersebut bersifat dinamis dan terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya jaminan produk halal. Hal ini, kata dia, juga mencerminkan kontribusi industri halal dalam memperkuat ekonomi syariah dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Fuad juga mengapresiasi kinerja BPJPH bersama seluruh unsur pemangku kepentingan di lapangan. Apresiasi tersebut ditujukan kepada pemegang otoritas fatwa halal, yaitu MUI dan Komite Fatwa Halal, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), para Auditor Halal, serta Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H).
Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para pelaku usaha besar, menengah, mikro, dan kecil yang turut menyukseskan kebijakan sertifikasi halal nasional sekaligus menyongsong implementasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026.
Fuad Nasar mengatakan, sosialisasi dan edukasi halal kepada masyarakat maupun pelaku usaha masih perlu terus ditingkatkan. Demikian pula penguatan indeks literasi halal di tengah masyarakat agar pemahaman mengenai halal tidak berhenti pada aspek simbolik semata, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup, budaya konsumsi, dan etika usaha yang bertanggung jawab.
"Dalam perspektif Kementerian Agama, lanjutnya, visi besar yang perlu diwujudkan adalah terbentuknya ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan, yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional," pungkas Fuad.
Mfn/Mr
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



