Jakarta, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) mendorong penguatan konsolidasi kelembagaan Kantor Urusan Agama (KUA) melalui pergantian kepemimpinan di Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat layanan publik dan mempercepat pencapaian target kinerja.
Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad dalam acara pisah sambut dan serah terima jabatan (sertijab) Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah yang digelar di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Acara ini turut dihadiri jajaran pejabat eselon I, II, dan III, serta pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
“Persoalan di KUA ini membutuhkan sentuhan-sentuhan khusus. Tetapi kami meyakini bahwa direktur baru akan membuat gebrakan dan melanjutkan apa yang telah dirintis oleh Pak Cecep untuk memperkuat kelembagaan KUA,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu target utama Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah adalah meningkatkan jumlah peristiwa nikah dan memperkuat pelayanan publik. Dengan dukungan kepemimpinan baru, program tersebut diharapkan semakin berjalan efektif.
Ia juga berharap, tata kelola kelembagaan di KUA agar lebih profesional dan akuntabel. “Kami berharap ke depan lembaga menjadi rujukan dalam pelayanan masyarakat,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Cecep Khairul Anwar yang kini menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyerahkan jabatan dan memori kinerja yang telah disusun sejak akhir 2024 hingga September 2025. Laporan tersebut memuat capaian dan program kerja yang telah dirintis untuk memperkuat KUA dan program Keluarga Sakinah.
Dalam sambutannya, Cecep menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama menjalankan tugas. Ia berharap kepemimpinan baru dapat menyempurnakan capaian yang sudah dirintis sehingga target kinerja Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah dapat terpenuhi.
Pejabat baru, Ahmad Zayadi sebagai Direktur Bina KUA dan KS, menegaskan akan meneruskan estafet kepemimpinan tersebut. Menurutnya, konsolidasi kelembagaan KUA merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas layanan, termasuk penguatan sarana dan prasarana serta tata kelola kelembagaan.
“Hari ini menjadi momentum bagi kita semua untuk menyegarkan semangat kerja, memperkuat kolaborasi, dan mempercepat pencapaian visi-misi Kemenag dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan di masyarakat,” tandas Zayadi.
Wcp/Mr



