Bekasi, bimasislam— Dalam rangka untuk memberikan penjelasan tentang pembayaran PNBP NR bagi penghulu yang melaksanakan tugas, Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Barat menyelenggarakan Penjelasan dan Pembinaan Teknis Pengelolaan PNBP NR di gedung Asrama Haji, Bekasi, Jabar (16/3). Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Jabar, Drs. HA. Bukhori, MM, mengatakan bahwa seluruh aparatur KUA, khususnya bagi penghulu yang melaksanakan pencatatan administrasi nikah agar menjalankan tugas sebaik-baiknya.
“KUA saat ini sedang mendapat sorotan karena berbagai peristiwa layanan yang diberikan. Mari kita dorong agar KUA dapat menjalankan tugas dan fungsinya sehingga dapat mewujudkan zona integritas yang bebas dari korupsi”, tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Prof. Muhammadiyah Amin menyatakan bahwa pada bulan Mei 2015 ini Inspektorat akan turun langsung ke KUA-KUA untuk melihat layanan publik, khususnya layanan administrasi nikah.
“Bulan Mei nanti Inspektorat Kemenag akan turun ke lapangan, melihat langsung layanan KUA, khususnya masalah layanan pernikahan. Jika ada KUA yang ditemukan masih mempraktikkan pungli atau menerima gratifikasi, akan di BAP dan dikenakan sanksi langsung”, tegasnya dengan semangat.
Terkait dengan pembayaran PNBP NR kepada penghulu yang bertugas, Muhammadiyah Amin menegaskan bahwa setiap peristiwa nikah akan mendapat honorarium pelayanan pernikahan. Sementara untuk transportasi penghulu diberikan per peristiwa nikah sesuai dengan aturan dari Kementerian Keuangan.
Sementara itu Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Dr. Muchtar Ali, M. Hum, menyampaikan bahwa soal mekanisme pembayaran PNBP NR harus mengikuti aturan dari Kementerian Keuangan.
“Soal aturan pembayaran PNBP NR itu harus mengikuti Kementerian Keuangan. Kementerian Agama tidak memiliki kewenangan, tetapi hanya mengikuti aturan yang mereka buat”, ujarnya.
Dalam pantauan bimasislam, peserta yang hadir sebanyak 130 orang, terdiri dari seluruh Kepala KanKemenag se-Jabar dan unsur Kanwil Provinsi Jabar sendiri. (heru-thobib/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



