Riau, Bimas Islam -- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode VI Tahun 2026 pada Rabu, 23 September 2026 bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau. Acara ini resmi dibuka oleh Ketua Senat UIN Suska Riau, Zaitun, dan dihadiri langsung oleh Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Sekretaris Senat, serta seluruh Anggota Senat UIN Suska Riau. Turut hadir Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad, yang menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para wisudawan.
Pada periode wisuda kali ini, UIN Suska Riau resmi meluluskan sebanyak 600 wisudawan, yang terdiri dari Program Doktor (S3) ke-77, Program Magister (S2) ke-109, serta Program Sarjana (S1) dan Diploma (D3) ke-129.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian seluruh lulusan serta mengucapkan selamat kepada para orang tua dan wali. Beliau berpesan agar para wisudawan tidak pernah berhenti belajar dan senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun berada.
"Teruslah belajar dan mengembangkan diri, sampaikan terima kasih kepada orang tua serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan ananda, jagalah nama baik almamater UIN Sultan Syarif Kasim Riau, dan jadilah lulusan yang berintegritas serta bermanfaat bagi masyarakat," tegas Rektor dalam pesan moralnya. Beliau juga mengutip filosofi penting bagi para lulusan, "Ilmu pengetahuan adalah kekuatan (knowledge is power), tetapi karakter yang baik adalah kompasnya," seraya menegaskan komitmen kampus dengan jargon "Maju dengan Inovasi, Unggul dengan Aksi".
Dalam orasi ilmiahnya, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad, memberikan pidato motivatif bagi para lulusan jenjang S1, S2, maupun S3. Abu Rokhmad menyoroti kegelisahan psikologis yang kerap dialami anak muda pada masa transisi, seperti ketakutan menjadi dewasa, rasa takut akan kekecewaan, dan realita hidup yang tidak seindah bayangan.
Beberapa poin utama yang disampaikan dalam orasi ilmiah tersebut meliputi:
1. Pentingnya Keunggulan Ganda ("Dua Kaki")
Lulusan UIN Suska Riau dibekali dengan dua cabang ilmu ibarat dua "kaki", yaitu ilmu pengetahuan umum untuk kebutuhan duniawi dan ilmu agama. Perpaduan keduanya memungkinkan para alumni untuk berdiri tegak secara seimbang, bertahan lama, serta mampu berlari jauh menggapai cita-cita di tengah masyarakat.
2. Adaptasi Peluang Kerja Modern
Meskipun perkembangan teknologi mengeliminasi beberapa jenis pekerjaan lama, kemajuan tersebut juga melahirkan berbagai peluang profesi baru. Ia memberi contoh profesi kreatif seperti penulis naskah (scriptwriter) hingga kemudahan berbisnis secara daring melalui ponsel pintar tanpa keharusan memiliki toko fisik di mal.
3. Prinsip Man Jadda Wajada
Untuk meraih kesuksesan di era digital, wisudawan dituntut memiliki ketekunan serta senantiasa memegang teguh prinsip man jadda wajada (siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan berhasil).
4. Menghargai Proses dan Jasa Pendidik
Para lulusan diingatkan untuk senantiasa menghargai proses panjang yang telah dilalui serta tidak melupakan jasa para dosen yang tulus mendidik dan membimbing. Kemauan untuk terus belajar dari pendidik, orang tua, dan orang-orang terdekat menjadi kunci utama untuk menjadi individu sukses di masa depan.
5. Pesan Emosional tentang Pengorbanan Orang Tua
Mengakhiri orasinya, Prof. Abu Rokhmad menyampaikan pengorbanan luar biasa orang tua yang sering kali tidak terlihat oleh anak. Banyak orang tua yang rela menahan lapar, berpuasa, bahkan terpaksa mencari pinjaman demi memastikan biaya kuliah dan kebutuhan anak terpenuhi. Ia mengimbau para wisudawan untuk menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada orang tua, karena tangisan dan doa orang tua di sepertiga malam adalah kunci utama di balik kelulusan mereka.
uin-suska.ac.id
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Lantik Pejabat Eselon II Ditjen Pesantren, Menag: Perhatikan Masa Depan Santri dan 42 Ribu Pesantren
Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini melantik lima pejabat eselon II Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama. Pelantikan…



